Welcome

Berawal dari ketiadaan, kita berpikir dan belajar untuk menciptakan. Membuat segala sesuatunya menjadi lebih baik, lebih berarti dan lebih bermanfaat. "Mari berbagi manfaat" #Give thank to Allah, the Creator of all things.
Showing posts with label Resume. Show all posts
Showing posts with label Resume. Show all posts

Friday, December 23, 2011

Cinta, Tujuh Tingkatan Cinta



Umar bin Khothob pernah berkata kepada Rasulullah : ”Wahai Rasulullah sesungguhnya Engkau lebih aku cintai daripada seluruh manusia kecuali diriku sendiri.”

Rasulullah menjawab : ”Tidak wahai Umar. Hingga aku lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri.” Rasulullah memberi petunjuk agar Umar mencintai Allah dan Rasul-Nya dengan puncak cintanya. Dan inilah cinta yang sempurna.
Setelah memahami makna cinta, untuk itu marilah menelusuri tingkatan-tingkatan cinta.

Al-Imam Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah berkata sesungguhnya cinta memiliki 7 tingkatan, di antaranya adalah :

Monday, December 19, 2011

30 Memo Buat Para Aktivis Dakwah

Judul : 30 Memo Buat Para Aktivis Dakwah
Judul Asli : Tsalatsuna waqfah fi fanni ad-da’wah
Penulis : Dr.Aidh Abdullah Al-Qarni, MA
Penerjemah : Hanif Yahya
Penerbit : Pustaka Nawaitu, Jakarta
Tahun : 2005
Ukuran : 96 ha1; 11,5 cm x 17,5 cm
ISBN : 979-3736-04-6
Edisi : Cetakan I, Januari 2005
Bahasa : Indonesia



Berdakwah adalah seni yang hanya mampu dilakoni dengan baik oleh para Da’i yang tulus, sebagaimana halnya seni dibangun oleh para Arsitek yang profesional dan seni kerajinan bagi para pengrajin yang terampil. Untuk itu, sudah semestinya para Da’i mengemban problematika dakwah dan piawai di dalam menyajikannya kepara para audiens (mad’u) karena mereka menempati posisi pewaris Rasulullah saw.
Oleh karena itu, para Da’i harus memperisai diri mereka dengan beberapa etika sehingga benar-benar menjadi para utusan yang membawa petunjuk dan lentera kebenaran serta kebaikan yang melaksanakan risalah sesuai dengan tuntunan Allah. (cover belakang)

Lebih tepat memang jika buku ini disebut buku saku, sebab buku ini bagi saya pribadi sangat sederhana tetapi mencakup banyak hal bersifat ‘how to’ untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, tidak salah jika buku ini dibawa kemana-mana sebagai pengingat diri jika suatu saat seorang Da’i mulai melenceng dari fungsinya.

Memo buat aktivis dakwah itu ada 30 poin, yaitu sebagai berikut:

Tuesday, December 13, 2011

10 MUWASAFAT TARBIYAH


Mungkin, saya udah pernah memposting isi yang sama di blog saya sebelumnya, tetapi tidak ada salahnya jika kita mengingat-ingat kembali karakter-karakter seorang muslim/muslimah sejati menurut Syekh Asy Syahid Hasal Al Banna ini. Karakter ini merupakan pilar-pilar terbentuknya masyarakat islam maupun tertegaknya sistem islam dimuka bumi serta menjadi tiang penyangga peradaban dunia.

Thursday, December 8, 2011

Ikhlas dan Beberapa Perusaknya


 
Pentingnya amalan hati


Secara umum amalan hati lebih penting dan ditekankan daripada amalan lahiriyah. Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah mengatakan: "Bahwasanya ia meru pakan pokok keimanan dan landasan utama  agama, seperti mencintai Allah Subhannahu wa Ta'ala dan rasulNya, bertawakal kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala , ikhlas dalam menjalankan agama semata-mata karena Allah Subhannahu wa Ta'ala , bersyukur kepadaNya, bersabar atas keputusan atau hukumNya, takut dan berharap kepadaNya,.." dan ini semua menurut kesepakatan para ulama adalah perkara wajib (Al fatawa 10/5, juga 20/70)

Saturday, September 24, 2011

Islamisasi Pendidikan Kampus, Sebuah Keharusan

ilustrasi kampus


Beberapa bulan lalu ada peristiwa penting yang tidak boleh dilewatkan para
pelaku dan peminat Pendidikan Islam.  Setelah  menggelar  Seminar
Internasional pada 18-19 Mei 2011, lalu Seminar Nasional  pada 29 Juni 2011,
tentang Tema yang sama, maka pada Hari Rabu, 20 Juli 2011, Universitas Ibn
Khaldun (UIKA) Bogor  menyelenggarakan Lokakarya “Islamisasi Ilmu dan
Kampus” untuk para pejabat Struktural kampus UIKA Bogor.

Lokakarya diikuti oleh seluruh pejabat struktural,  mulai Rektor , wakil
Rektor, sampai semua dekan dan para wakil dekan di UIKA. Lokakarya dibuka
oleh Rektor UIKA, Prof. Dr. Ramly Hutabarat.  Bertindak sebagai Keynote
speaker adalah Prof Dr Ir AM Saefuddin, dengan pemateri Dr. Adian Husaini
dan Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi.

Bagi UIKA, wacana Islamisasi Ilmu dan Kampus bukanlah hal yang baru.
Gerakan itu sudah diserukan oleh Prof AM Saefuddin saat dia menjadi rektor
UIKA tahun 1983.    Dalam paparannya, AM Saefuddin menekankan perlunya
konsep Islamisasi Ilmu dan Kampus diaplikasi kan dengan sungguh-sungguh
dalam kehidupan kampus. Bukan hanya dalam kurikulum, tetapi juga dalam
perilaku sivitas akademika dalam kehidupan kampus.

Dalam Lokakarya tersebut,  saya menyampaikan paparan tentang  perlunya UIKA
mengambil peluang melaksanakan Islamisasi Ilmu, sebab tuntutan umat Islam
sangat besar, akan terwujudnya satu kampus Islam yang benar-benar Islami dan
bermutu.  Banyak orang tua kini bertanya, setelah anaknya tamat di satu SMA
atau Madrasah Aliyah yang baik, ke mana anaknya harus melanjutkan kuliah.
Mereka ingin agar anaknya benar-benar menjadi sarjana yang baik, yakni
memiliki pemahaman Islam yang benar, bebas dari pengaruh liberal, dan
memiliki keahlian tertentu yang diperlukan untuk mengarungi kehidupan di
dunia.

Ada contoh kasus. Seorang anak lulusan satu Pesantren unggulan yang bermutu
tinggi, hafal al-Quran 30 juz dan juga menguasai ilmu-ilmu Ilmu Pengetahuan
Alam dengan baik. Setelah diterima di satu perguruan tinggi terkenal di
Yogyakarta, si anak kesulitan megembangkan ilmu-ilmu keislaman yang sudah
dikuasainya saat belajar di pesantrennya.

Islamisasi Ilmu bukan sesuatu yang utopis, sebagaimana dibayangkan oleh
sebagian kalangan, sehingga ada yang ketakutan dengan istilah “Islamisasi”.
Ketika suatu institusi Pendidikan melabeli dirinya dengan kata “Islam”,
atau menyatakan dirinya sebagai lembaga pendidikan Islam, maka  saat itulah
ia berkewajiban meloakukan proses Islamisasi yang terus-menerus, sehingga
lembaganya menjadi semakin Islami.


*Apanya yang harus Islami?*

Tentu saja, yang harus Islami adalah pemikiran dan perilaku pimpinan dan
dosen-dosennya terlebih dahulu. Sebab, mereka adalah guru, yang – dalam
bahasa Jawa – artinya wajib “digugu” dan “ditiru”. Dosen harus menjadi
teladan bagi mahasiswa, dalam hal keilmuan, ibadah,  dan akhlak. Jika hal
itu belum tercapai, maka perlu dilakukan proses Islamisasi!

Selain itu, tentu saja, Islamisasi harus mencakup kurikulum pendidikannya.
Jika masih ada diantara kurikulum yang diajarkan mengandung muatan-muatan
pemikiran secular atau liberal – misalnya – maka hal itu wajib diluruskan
dan di-Islamkan. Jika tidak bisa dilakukan proses Islamisasi, maka kurikulum
sekular itu harus dibuang, atau minimal dibahas untuk dikritisi dengan
perspektif Islam.

Misalnya, kurikulum tentang sains kealaman (*natural sciences*), seharusnya
dikaitkan dengan konsep tauhid dan sejarah sains Islam.  Sebab, objek studi
kajian ilmu ini adalah “ayat-ayat Allah”.  Jika metode belajar sains itu
Islami, maka pengajaran sains harusnya mengarahkan mahasiswa untuk semakin
mengenal sang-Pencipta (ma’rifatullah) dan mendorong mereka semakin taat
kepada Allah.  Jika pelajaran sains semakin menjauhkan mahasiswa dari
Allah,  – misalnya hanya diarahkan untuk eksploitasi alam semata-mata --
itu sama saja menjerumuskan manusia ke derajat binatang, bahkan lebih rendah
lagi. (QS 7:179).

Disamping itu, pelajaran sains perlu dikaitkan dengan sejarah sains itu
sendiri, yang selama ini tidak memperkenalkan prestasi para ilmuwan Muslim.
Sejarah sains itu perlu disampaikan dengan jujur, sehingga diharapkan dapat
menanamkan sikap “izzah”   (pride) pada diri mahasiswa Muslim. Mereka perlu
paham, bahwa Islam adalah sebuah peradaban yang pernah memimpin dunia dalam
bidang sains, beratus tahun sebelum dunia Barat kemudian mengambil alih
prestasi kaum Muslim tersebut. Islam bukan hanya mimpi dan utopia, tetapi
sebuah konsep yang dapat diterapkan dalam kehidupan: pribadi, keluarga,
masyarakat, dan kenegaraan.

Itu memang masa lalu.  Ini bukan soal romantisisme. Tetapi, masa lalu memang
teramat penting untuk memberikan perspektif tentang masa depan.  Semua
bangsa menengok masa lalu untuk merumuskan masa depannya. Inilah yang
disebut sejarah. Bangsa Barat mengenalkan masyarakat mereka dengan masa
lalu, agar mereka bangga dengan peradaban mereka di masa Yunani dan Romawi.
Bangsa China, hingga kini, terus menggalakkan masyarakatnya agar tidak
melupakan nilai-nilai masa lampau mereka. Begitu juga bangsa India, Jepang,
dan sebagainya.

Kita, kaum Muslim di Indonesia, juga diarahkan untuk membangga-banggakan
masa lalu kita. Hanya saja, sebagai Muslim, kita dipaksa untuk membanggakan
zaman Majapahit di masa Gajah Mada. Mitos kebesaran Majapahit di zaman Gajah
Mada itulah yang harus kita banggakan.  Lalu, dimana letaknya kejayaan Islam
di Indonesia?  Kita – secara halus – diajari bahwa tidak ada yang bisa
dibanggakan dari Islam! Islam tidak menghasilkan Borobudur dan Prambanan
yang menjadi kebanggaan dunia. Maka, dampaknya, bangsa kita dilarang
menonjolkan Islam di mana-mana.

Begitu keluar dari pintu bandara internasional Soekarno-Hatta kita tidak
disambut oleh tulisan ayat-ayat al-Quran  atau foto-foto Masjid dan
Pesantren. Tapi, kita disambut oleh berbagai jenis patung!  Itulah
Indonesia!?  Memang, 87% penduduk Indonesia Muslim, tetapi diajarkan bahwa
Islam tidak pernah membawa kemajuan bagi bangsa ini.  Bahkan, Islamlah yang
menghancurkan kebesaran Majapahit!  Itulah yang diajarkan kepada kita,
kepada anak-anak kita sekarang di sekolah-sekolah, bahkan di madrasah dan
pondok pesantren!

Ironis sekali!  Sebuah bangsa Muslim terbesar berhasil dibelokkan dari
sejarahnya sendiri, sehingga bangsa Muslim ini tidak merasa sebagai bagian
dari umat Islam, dan merasa tidak perlu untuk melanjutkan proses Islamisasi
di Kepulauan Nusantara. Akibatnya,  kaum Muslim dijauhkan dari rasa memiliki
bangsa ini. Lihatlah, hingga kini, mungkin jarang sekali ada masjid atau
Majlis Ta’lim yang secara sengaja merayakan Peringatan Kemerdekaan RI setiap
tanggal 17 Agustus. Sebab, sudah dijejalkan di kepala kita, sejak sekolah di
SD,  yang namanya memperingati kemerdekaan itu hanya dilakukan dengan
Upacara Bendera. Padahal, kemerdekaan RI adalah buah dari perjuangan fi
sabilillah yang dilakukan para pejuang kemerdekaan.

Sebenarnya, banyak sejarawan yang sudah mencoba meluruskan pengajaran
sejarah di sekolah-sekolah.  Sebab, faktanya tidaklah seperti itu. Di
kawasan Nusantara ini, Islam telah menorehkan goresan tinta emas dalam upaya
kebangkitan intelektual.  Sebagai contoh, apa yang pernah ditulis oleh
seorang wartawan senior Rosihan Anwar.

Nama Rosihan Anwar (1922-2011), tidaklah terlalu identik dengan sosok
seorang tokoh Islam, seperti Moh. Natsir, Prof. Hamka, KH Ahmad Dahlan, KH
Hasyim Asy’ari, dan sebagainya. Rosihan Anwar lebih dikenal sebagai wartawan
senior yang hidup di beberapa  zaman: kolonial Belanda, pendudukan Jepang,
Kemerdekaan Indonesia, dan pasca Kemerdekaan. Ia pun sempat menyaksikan naik
turunnya rezim-rezim penguasa di Indonesia, dari Soekarno sampai Soesilo
Bambang Yudhoyono.

Meskipun begitu,  membaca sebuah bukunya yang berjudul Jatuh Bangun
Pergerakan Islam di Indonesia (1971), tidak dapat dipungkiri, ada sejumlah
gagasan “Islamisasi” pemahaman sejarah Indonesia, yang menarik untuk
disimak. Kamis (4/8/2011), saya diminta menjadi salah satu pembahas buku
yang kembali diterbitkan oleh Fadli Zon Library. Pembahas lain, Prof. Dr.
Taufik Abdullah, sejarawan senior LIPI.

Buku ini sejatinya merupakan kumpulan surat/nasehat Rosihan Anwar kepada
putrinya, Aida Fathya. Simaklah sebagian kutipan nasehat Rosihan kepada
putrinya tersebut:

“J.M. Pluvier menamakan Islam sebagai suatu pra-nasionalisme di Nusantara.
W.F. Wertheim pun melihat peran Islam sebagai gerakan pra-nasionalisme.
Bahkan Rupert Emerson dan Fred von der Mahden melihat adanya interrelasi
antara hubungan agama dengan nasionalisme di Burma dan Indonesia. Gerakan
kebangsaan di Burma dipelopori oleh Young Men’s Buddhist Association, begitu
juga gerakan nasionalisme Indonesia yang dipelopori oleh orang-orang Islam.
Budi Utomo memang merupakan sebuah gerakan nasionalis, sama seperti
Nationale Indische Partij yang dipimin Douwes Dekker alias Dr. Setia Budi,
tetapi gerakan-gerakan itu kecil. Dan, SI-lah gerakan kebangsaan-keagamaan
yang pertama dengan anggota-anggotanya yang mencapai 2 juta orang ada saat
itu, dan mempunyai organisasi massa yang berakar di kaum petani atau apa
yang dinamakan George Kahin “the first peasant-based mass organisastion.
Inilah yang harus kau ingat selalu, Aida Fathya, bahwa pelopor gerakan
nasionalisme yang menentang kolonialisme dan imperialisme Belanda ialah
Islam.”

Meskipun buku ini tidak terlalu mendalam dan terperinci membahas tentang
sejarah perkembangan Islam di Indonesia, tetapi buku ini mengungkap
percikan-percikan fakta sejarah pergerakan nasional Indonesia yang
dipelopori oleh para tokoh dan organisasi Islam. Rosihan membawakan pesan
penting bagi bangsa Indonesia, bahwa Islam adalah pelopor kebangkitan
nasional dan pelopor dalam pembebasan Indonesia dari belenggu penjajahan.

Itu pesan penting dari Rosihan Anwar. Dan pesan itu memiliki nilai yang
sangat berarti, sebab – tidak dapat disangkal – para sejarawan dan
tokoh-tokoh Islam Indonesia telah banyak mengungkapkan kejanggalan penulisan
dan pengajaran sejarah di Indonesia, khususnya yang terkait dengan Islam. Di
sana-sini, secara sistematis, ditemukan upaya untuk mengecilkan peran Islam
dalam sejarah kebangkitan dan kemerdekaan Indonesia.

Pada catatan yang lalu, kita pernah mengutip tulisan Buya Hamka  dalam
Tafsir al-Azhar: “Diajarkan secara halus apa yang dinamai Nasionalisme, dan
hendaklah Nasionalisme diputuskan dengan Islam. Sebab itu bangsa Indonesia
hendaklah lebih mencintai Gajah Mada daripada Raden Patah. (Lihat, Hamka,
Tafsir al-Azhar -- Juzu’ VI, (Jakarta: Pustaka Panjimas, 1984), hal. 300.)

Cobalah tanyakan kepada anak-anak kita sekarang, apakah mereka mengenal
Raden Patah, Raja Muslim Pertama di Tanah Jawa? Raden Patah adalah putra
Raja Majapahit, yang sekaligus santri dari Sunan Ampel.  Tanyakan kepada
para siswa di sekolah-sekolah Islam, apakah mereka mengenal dan mengagumi
Sultan Agung yang mengirimkan para tentaranya dari Yogyakarta ke Jakarta
untuk mengusir penjajah Portugis?

Tapi, kita dan anak-anak kita terus dicekoki sebuah cerita bahwa Nusantara
pernah disatukan oleh Gajah Mada. Bahwa Kerajaan Hindu itulah yang berhasil
menyatukan Nusantara. Lalu, setelah itu, datanglah Kerajaan Islam dengan
Raja-nya Raden Patah dan didukung para Wali Songo, untuk meruntuhkan
Kerajaan Majapahit.  Opini yang ingin disampaikan kepada anak-anak kita
tampaknya:  “Islam datang untuk menghancurkan kejayaan Indonesia yang sudah
berhasil dibangun oleh Majapahit!” Sebab, setelah itu -- sebagaimana
digambarkan dalam buku pelajaran Sejarah --  muncul Kerajaan-kerajaan Islam
yang tidak pernah berhasil menjelma menjadi Kerajaan Nasional, sebagaimana
Sriwijaya dan Majapahit. Jadi, Islam digambarkan sebagai faktor yang tidak
kondusif sebagai ”pemersatu Indonesia”. Dengan kata lain, Indonesia hanya
bisa disatukan bukan dengan Islam, tetapi dengan ideologi lain, apakah
ateisme, animisme, atau sekularisme.

Padahal, coba tanyakan kepada mereka, kapan Majapahit benar-benar berhasil
menyatukan Nusantara; wilayahnya sampai dimana; dengan cara apa Majapahit
menyatukan Nusantara.  Katanya, Gajah Mada pernah bersumpah, namanya Sumpah
Palapa! Apakah sumpah seseorang bisa dijadikan bukti bahwa dia berhasil
mewujudkan sumpahnya? Prof. C.C. Berg, termasuk sejarawan yang mengkritik
upaya pengkultusan dan pemitosan kebesaran Majapahit. Ia menulis sebuah
artikel di Jurnal Indonesiė, Maret 1952, No. 5, berjudul ”*De Sadeng-oorlog*
* en de mythe van Groot-Majapahit” *(Perang Sadeng dan Mitos Kebesaran
Majapahit).

Mitos kebesaran dan keruntuhan Majapahit banyak dikisahkan dalam Kitab
anonim Darmagandul yang isinya meratapi keruntuhan Majaphit dan mencerca
para penyebar Islam di Tanah Jawa (Wali Songo).   Serat ini begitu
menggebu-gebu menyerang Islam dan mengharapkan orang Jawa berganti agama,
dengan meninggalkan Islam. Ditulis, misalnya: "*Wong Djawa ganti agama, akeh
tinggal agama Islam bendjing, aganti agama kaweruh, *....(Artinya: Orang
Jawa ganti agama, besok banyak yang meninggalkan Islam, berganti (menganut)
agama kaweruh ...).  Juga ditulis: "*Kitab Arab djaman wektu niki, sampun
mboten kanggo, resah sija adil lan kukume, ingkang kangge mutusi prakawis,
kitabe Djeng Nabi, Isa Rahullahu." *(Artinya: Kitab Arab jaman waktu ini,
sudah tidak terpakai, hukumnya meresahkan dan tidak adil, yang digunakan
untuk memutusi perkara adalah kitab Kanjeng Nabi Isa Rahullah). (Lihat,
Anonim. Darmagandul. Cetakan IV. (Kediri: Penerbit Tan Khoen Swie, 1955).

Fakta pengajaran sains dan sejarah di sekolah-sekolah semacam itu,
seharusnya menjadi perhatian serius dari Perguruan Tinggi Islam (PTI).
Sebab, tugas utama PTI memang melahirkan sarjana-sarjana yang memahami ilmu
agama dan kondisi kontemporer sekaligus. Itulah yang disebut program
Islamisasi. Karena itu, lokakarya “Islamisasi Ilmu” yang dilakukan untuk
para pejabat struktural Kampus UIKA Bogor dapat dijadikan salah satu contoh
yang baik.

Lokakarya di UIKA itu sangat istimewa. Sebab,  “peniup peluit” pertama
Islamisasi Ilmu di UIKA, yaitu Prof Dr Ir AM Saefuddin dengan setia
menunggui acara itu, dari pagi hari sampai berakhirnya acara di sore
harinya. Pak AM – begitu dia biasa dipanggil – berharap agar UIKA Bogor bisa
menjadi salah satu kampus tempat bersemainya gagasan Islamisasi Ilmu yang
sudah dia gulirkan 28 tahun sebelumnya.  Amin.**/Depok, 23 Ramadhan 1432
H/23 Agustus 2011.*


Lokakarya Islamisasi Ilmu di UIKA
Wednesday, 24 August 2011 04:38
Oleh: Adian Husaini

Monday, September 19, 2011

Resensi Buku Tarbiyah Politik Hasan Al-Banna



Hasan Al-Banna adalah seorang mujahid dakwah yang tidak hanya mewariskan Ikhwanul Muslimin yang kini menjadi gerakan Islam terbesar di dunia. Ia juga mewariskan pemikiran-pemikiran yang sangat berharga bagi dunia Islam, tidak hanya bagi Ikhwan. Kontribusi pemikirannya telah memenuhi ruang sejarah tersendiri yang sampai kini terus dikaji dan diadopsi banyak gerakan Islam. Begitupun pemikirannya dalam bidang politik.

Thursday, September 8, 2011

Belajar HTML - Pengertian HTML

Kode HTML


Pengertian HTML

HTML adalah kependekan dari Hyper Text Markup Language, yang artinya tata cara penulisan yang digunakan dalam dokumen web. Dokumen HTML adalah sebuah dokumen teks murni yang dapat dibuat dengan editor web sembarang seperti notepad. Dokumen ini akan dieksekusi oleh sebuah browser (mis. Mozila Firefox), sehingga browser mampu menghasilkan suatu dokumen yang sesuai dengan keinginan seorang designer atau programmer web. Dokumen ini mempunyai kemampuan untuk menampilkan gambar, suara, teks, maupun penyediaan link terhadap halaman web lainnya, baik dengan alamat yang sama maupun dengan alamat yang berbeda.

Halaman web adalah sebuah dokumen HTML, artinya, untuk menulis sebuah halaman web digunakan HTML (HyperText Markup Language), yaitu suatu bahasa yang menggunakan tanda-tanda tertentu (disebut sebagai Tag) untuk menyatakan kode-kode yang harus ditafsirkan oleh browser agar halaman tersebut dapat ditampilkan secara benar.

Dokumen HTML sebenarnya hanya berupa dokumen teks biasa (tujuannya agar dapat dengan mudah dipindah-pindahkan antar berbagai platform), namun kelebihannya dari dokumen yang lain adalah: dengan HTML dapat dilakukan pemformatan teks, peletakan gambar, suara dan elemen-elemen multimedia yang lain, dan yang terpenting adalah hypertext, yakni teks yang berfungsi sebagai suatu penghubung (hyperlink atau link) antara halaman web yang satu dengan halaman web lainnya. Link-link inilah yang menjadi ciri khas dan sekaligus membentuk World Wide Web, yaitu jaringan halaman-halaman web yang saling terhubung satu sama lain.

Pada dasarnya setiap dokumen atau file yang disimpan secara default akan secara otomatis diberikan sebuah extension atau akhiran, misalnya pada dokumen yang diedit dengan menggunakan Microsoft Word, ketika disimpan pada media penyimpanan akan ditambahkan *.doc (dibaca: dot dok) atau pada dokumen Microsoft Excel akan menambahkan *.xls (dibaca: dot xls),dll. Untuk dokumen yang disimpan dengan menggunakan format HTML, maka pada tiap dokumen yang disimpan harus ditambahkan sebuah akhiran*.htm atau *.html (dibaca: dot htm atau dot html). Karena pada dasarnya tiap dokumen html akan dapat dieksekusi pada sebuah browser seperti Internet Explorer yang didalamnya dapat mengenali extention *.htm atau *.html.


Dokumen yang dibuat dengan format HTML, terdiri dari beberapa elemen yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya untuk membentuk satu dokumen HTML yang utuh. Elemen yang diperlukan untuk membentuk sebuah dokumen HTML secara utuh antara lain adalah elemen html, elemen head, elemen title, dan elemen body yang masing-masing elemen diapit oleh sebuah tanda atau disebut dengan delimiter.

Elemen yang telah diapit oleh sebuah tanda (delimiter) sering disebut dengan tag.

Delimiter yang digunakan adalah tanda lebih kecil (<) dan tanda lebih besar (>).

Secara utuh sintaks darielemen atau tag HTML ditulis sebagai berikut : <nama elemen>

Misalnya : <html>
Setiap elemen atau tag dalam dokumen HTML harus selalu diakhiri dengan tag penutup untuk menghindari terbukanya informasi dalam suatu tag HTML. Untuk mengakhiri elemen atau tag dalam sebuah dokumen HTML, dibutuhkan sebuah tanda atau delimiter tambahan, yaitu dengan menambahkan backspace (/). Secara utuh sintaks untuk elemen atau tag penutup adalah sebagai berikut :</nama elemen>
Misalnya : </html>

Struktur Dokumen HTML

Elemen yang terdapat dalam sebuah dokumen HTML terbagi atas dua bagian, yaitu Section Head dan Section Body. Section Head berfungsi untuk menampilkan informasi pada jendela browser yang terdapat pada sebuah dokumen HTML. Biasanya informasi yang ditampilkan pada jendela browser berupa isi/informasi yang terdapat pada tag title, misalnya (title>isi/informasi. Sedangkan Section Body untuk menampilkan informasi yang dapat ditampung pada Section Body, misalnya teks, paragraph, dll.




Friday, August 19, 2011

There is no accident, You must believe

Assalamu'alaikum sahabat,...

Beberapa tahun lalu, profesor-profesor di Amerika Serikat berkumpul. Mereka
mengeluhkan, mengapa pada generasi sekarang tidak muncul ilmuwan-ilmuwan
atau tokoh hebat sekaliber Einstein, Newton, Kennedy, dan sebagainya.

Lalu mereka berdiskusi mengenai penyebab apa yang merupakan memunduran bangsa Amerika disbanding sebelumnya. Akhirnya dari diskusi tersebut keluar satu
kesimpulan bahwa mereka harus membenahi dunia pendidikan dasar. Maka
pergilah profesor-profesor tersebut mengunjungi satu sekolah dan mereka
melakukan survey di sana.

Murid-murid sekolah diminta menjawab soal dan hasilnya diteliti. Dari hasil
tes tersebut seorang profesor mendatangi sang guru. Terjadilah dialog
seperti ini :

“Saya mau bertanya kepada bu guru tentang dua anak ini. Dari 40 siswa di
kelas kenapa dua anak ini bisa ranking 39 dan 40?”

“Iya prof, mereka anak yang bandel. Suka bolos dan bodoh. Pantas saja mereka
ranking paling akhir.”

“Wah, ibu salah,” kata sang profesor. “Dari hasil tes kami, dua anak ini
terbukti sangat cerdas. Dia calon ilmuwan besar.”

“Coba ibu perhatikan dua anak ini. Kami akan datang setahun lagi untuk
melihat hasilnya.”

Selepas tim profesor itu pergi maka sang guru mulai memperhatikan dua anak
yang selama ini dinilainya bandel dan jarang diperhatikan. Kalau tidak
masuk, langsung ditelpon atau dikunjungi rumahnya.

Ketika hasil ulangan jelek, sang ibu guru dengan penuh ketekunan mengajari kembali dua anak tersebut sehingga mereka mengerti. Dan akhirnya sesuai janji, tahun berikutnya profesor-profesor tersebut datang lagi ke sekolah tersebut.

“Bagaimana hasilnya, bu?” tanya para professor tersebut. “Betul prof.
Seperti professor bilang, anak ini termasuk cerdas. Dari
tahun lalu mereka ranking 39 dan 40, sekarang menjadi rangking 3 dan 4.

Bagaimanya professor bisa tahu anak ini cerdas?” tanya sang ibu guru.
Profesor tersebut menjawab, “Sebetulnya kami telah berbohong dalam
mengadakan tes. Kami tidak melakukan apa-apa.

Kami hanya ingin tahu, kalau guru tekun mendidik dan percaya bahwa anak didiknya bisa, maka mereka akan bisa. Dan inilah hasilnya.”

Subhanallah. Rupanya ketekunan dan kepercayaan saja kuncinya. Anak-anak itu
tetap sama.

Itulah yang terjadi ketika Master Shifu akan mendidik Panda menjadi jagoan,
Pendekar Naga dalam film animasi terkenal anak-anak The Kungfu Panda. Ketika
Master Oogway memilih Panda sebagai Pendekar Naga yang bakal menandingi
penjahat Ta Lung, semua meragukan termasuk calon gurunya Master Shifu.
Master Oogway hanya mengatakan, “There is no accident. You must believe…”
lalu beliau pergi diikuti hembusan angin.

Kita tidak mungkin berhasil mendidik dan mengembangkan anak didik kita
sebelum mempercayai kemampuan yang dimiliki oleh anak tersebut, dan-tentu
saja kita percaya kemampuan kita mendidik anak tersebut.

Cara master Shifu melatih Panda menjadi seorang Dragon Warrior sangat menarik. Bagaimana mungkin, dengan badan yang begitu besar Panda menjadi seorang jagoan kung fu. Master Shifu menemukan kegemaran Panda yang doyan makan menjadi “titik masuk” untuk melatih kungfu. Dengan kegigihan Panda berlatih sesuai dengan keinginannya, ditambah dengan kepercayaan luar biasa Master Shifu atas kemampuan Panda, jadilah Panda seorang jagoan kungfu yang berhasil mengalahkan Ta Lung.

Setiap anak didik mempunyai keunikan tersendiri, mempunyai kelebihan
masing-masing. TUgas seorang guru adalah membantu menemukan, mengembangkan dan memotivasi sang anak agar tercapai cita-citanya. Kita bisa berkaca pada tokoh-tokoh besar, pada dasarnya mereka mempunyai seorang mentor. Mike Tyson, anak jalanan bisa menjadi petinju hebat karena ada seseorang yang memperhatikan bakatnya. Seorang guru pun dalam mendidik muridnya harus seperti itu, penuh percaya diri, member motivasi dan mengajarkan ilmunya.

Terakhir, tidak ada kata kebetulan. Yang ada hanya kesungguhan seorang murid
yang dibimbing seorang sang guru. Seperti kata master Oogway, “There is no
accident….”

Wallahu a'lam..
Forwarded message from

Artikel oleh: Budi Handrianto
Yahoo! Groups Links
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar





Gratisan Musik

Sunday, April 24, 2011

Merubah File PDF ke DOC ( Microsoft Word Document )

Ada banyak cara dan aplikasi yang bisa kita gunakan untuk meng-convert file PDF ke DOC (Word Document). Salah satunya adalah aplikasi PDF to Word Converter (Kami menggunakan versi 3.0.0, versi terakhir dari PDF to Word Converter) yang dibuat oleh AnyBizSoft, sebuah pengembang berbagai macam tool file PDF.
Dengan aplikasi ini, anda bisa mengedit file PDF yang sebelumnya tidak bisa di edit menggunakan word document editor seperti Micosoft Office atau Open Office.
Selengkapnya, ikuti langkah-langkah berikut ini :
  • Download aplikasi PDF to Word Converter dari Facebook fan page AnyBizSoft. Jangan lupa juga klik “Like” untuk menjadi fans dari AnyBizSoft (syarat mutlak). Tunggu beberapa saat sampai peringatan “The giveaway is only for fans. Please click ‘Like’ to unlock” hilang.
    Convert File PDF ke DOC (Word Document) Image
  • Setelah itu masukkan First name, Last Name dan email anda, lanjutkan dengan klik tombol Send me Keycode dan lanjutkan dengan klik tombol Okey. Langkah ini akan mengirimkan kode registrasi yang berguna untuk mengaktifkan apliaksi PDF to Word Converter. Selanjutnya, klik tombol download untuk mendapatkan aplkasi PDF to Word Converter.
    Convert File PDF ke DOC (Word Document) Image
    Convert File PDF ke DOC (Word Document) Image
  • Check email anda untuk mendapatkan KeyCode. Butuh waktu beberapa menit buat mail untuk masuk ke inbx anda.
    Convert File PDF ke DOC (Word Document) Image
  • Install aplikasi yang telah anda donwload tadi dan jalankan seperti biasa.
    Convert File PDF ke DOC (Word Document) Image
  • Buka aplikasi yang telah anda install dan masukkan KeyCode yang telah anda dapatkan dari email.
    Convert File PDF ke DOC (Word Document) Image
  • Klik Add Files, kemudian pilih file PDF yang ingin anda convert ke PDF. Anda juga dapat menentukan di mana letak folder hasil convert-an dari PDF to Word Converter.
    Convert File PDF ke DOC (Word Document) Image
  • Terakhir, klik Convert dan tunggu sampai semua proses selesai.
Sekarang, coba buka hasil convert-an tadi menggunakan aplikasi Microsoft Word atau Open Office. File PDF anda telah terkonversi menjadi DOC dokumen.
Convert File PDF ke DOC (Word Document) Image
Kesimpulan :
PDF to Word Converter adalah salah satu aplikasi power full yang dapat anda manfaatkan untuk convert PDF ke format DOC. Meskipun hasilnya kadang kurang memuaskan, terutama bila pada file PDF yang di-convert memiliki banyak gambar, semua text dari file PDF akan terbaca dengan jelas. Mungkin anda perlu meluangkan waktu untuk menata ulang dile DOC agar terlihat lebih tertata rapi.
Selamat mencoba dan jangan lupa untuk meninggalkan komentar jika anda punya pengalaman menarik tentang bagaimana meng-convert file PDF ke DOC (Microsoft Word Document)

Source: http://blog.fastncheap.com/convert-file-pdf-doc-word-document/#ixzz1KRipGpoa

Menemukan DNS Server untuk Menambah Kecepatan Koneksi Internet

Seperti posting tentang DNS sebelumnya, kali ini saya akan membahas lebih banyak  tentang custom DNS (Domain Name Server). Bagi yang belum tahu, penjelasan singkatnya DNS atau DNS server adalah server yang bertugas menerjemahkan nama domain ke alamat IP (IP address) sebelum ditelusuri lebih lanjut.

Menemukan DNS Server untuk Menambah Kecepatan Koneksi Internet Image

Jadi, cara singkat kerjanya, komputer kita berkomunikasi dengan internet menggunakan alamat IP, jadi ketika kita mengetikkan facebook.com misalnya, komputer kita akan menanyakan ke DNS , apa alamat IP dari facebook.com, kemudian setelah dibalas oleh DNS server dengan alamat IP yang bersangkutan, komputer akan mencari alamat tersebut melalui ISP (Internet Service Provide) kita seperti speedy, fastnet dan sebagainya.


Nah, setiap kita tersambung ke Internet, entah itu di kantor, rumah atau hotspot di kampus atau mall, pasti alamat DNS ini sudah ada secara otomatis (default). Yang akan kita lakukan disini adalah menemukan dan mengubah alamat DNS (yang juga berupa IP) atau biasa disebut custom DNS. Tujuan menggunakan custom DNS ini bermacam-macam diantaranya untuk memperbaiki kecepatan ber-Internet-ria.

Kecepatan kita saat koneksi ke Internet juga tergantung seberapa cepat DNS server dapat melayani permintaan kita untuk menerjemahkan nama domain (contohnya facebook.com) ke alamat IP yang bersangkutan. Biasanya ini sangat cepat, tapi karena DNS adalah server, kinerjanya juga tergantung kapasitas server tersebut (CPU, memory) dan juga jumlah layanan yang bisa dilayani sekaligus. Misalnya ketika permintaan melebihi kapasitas server DNS, maka yang akan terjadi adalah lambat atau malah keluar notifikasi error di browser kita.

Jika anda menginginkan tambahan kecepatan koneksi Internet, Google Public DNS adalah salah satu pilihannya.  Alamat IP Google Public DNS adalah :8.8.8.8 / 8.8.4.4  (DNS Primary / Secondary).
Jika anda ingin lebih yakin lagi dan ingin lebih banyak alternatif  DNS yang dapat meningkatkan kecepatan internet anda, anda bisa menggunakan NameBench. Aplikasi ini akan menguji koneksi Internet Anda dengan menggunakan beberapa DNS server kemudian akan merekomendasikan DNS alternatif sesuai kecepatan dan kedekatannya.  Cara menggunakannya:
  • Setelah didownload (silahkan pilih download sesuai Sistem Operasi anda di halaman kanan atas website Namebench), jalankan aplikasi seperti gambar dibawah :
    Menemukan DNS Server untuk Menambah Kecepatan Koneksi Internet Image
  •  Langsung klik “Start Benchmark” .
  • Setelah melakukan pengujian atau benchmarking selama sekitar 6-10 menit, maka hasilnya akan ditampilkan di browser. Berikut adalah contoh hasil pengujian Namebench pada koneksi speedy yang saya pakai :
    Menemukan DNS Server untuk Menambah Kecepatan Koneksi Internet Image
Ya, pada hasil tersebut Google Public DNS mendapatkan hasil rekomendasi terbaik dengan kemungkinan menambah kecepatan sebesar 28%. Namun hasil tersebut akan berbeda beda sesuai layanan Internet yang anda pakai. Selain itu Namebench juga memberikan alternatif Secondary (pada contoh diatas CepatNet-2 ID / 202.43.178.245) dan Tertiary Server (pada contoh diatas Telekomspeedy Jakarta-4 ID /202.134.0.61 ). Jadi ternyata DNS Telkomspeedy sendiri berada di urutan ketiga berdasarkan kecepatan dan kedekatan dengan koneksi Internet kita.

Setelah menemukan alamat DNS server yang cocok , anda tinggal mengubah setting DNS di komputer.
Sebagai tambahan, selain alasan kecepatan, ada 2 alasan utama lain pengguna menggunakan custom DNS.
Yang pertama adalah alasan keamanan. Untuk hal ini pengguna mengiginkan DNS yang juga mempunyai kemampuan mendeteksi alamat-alamat website yang punya potensi berbahaya seperti phising, malware . Custom DNS yang jadi favorit pengguna diantaranya adalah  Sunbelt ClearCloud dengan alamat : 74.118.212.1 / 74.118.212.2 (Primary / Secondary)

Kemudian yang kedua adalah alasan filterisasi konten. Jika anda menginginkan kenyamanan Internet dengan isi konten yang family friendly, maksudnya aman diakses seluruh anggota keluarga terutama anak kecil, seperti tidak ada konten pornografi dsb, maka salah satu pilihannya adalah menggunakan Open DNS dengan alamat  208.67.222.222 / 208.67.220.220 (Primary / Secondary)

Sebuah Metode untuk Layanan Identifikasi dari Proses Bisnis Model dalam Pendekatan SOA

Entri telah dihapus

Tuesday, April 19, 2011

Buat yang sedang diuji dan lagi mau ujian

Mario Teguh Golden Ways
17 April 2011
Ujian?, Siapa Takut

Sahabat indonesia yang baik hatinya, berikut adalah resume mario teguh golden ways (mtgw) metrotv edisi 17 april 2011, dengan episode ujian?, siapa takut. Ujian itu sama sekali tidak untuk menilai kepandaian, tetapi untuk mengenali kepatuhan kepada proses belajar.

Orang yang patuh kepada proses belajar, tidak pernah takut ujian karena dia sudah melakukan yang terbaik.
Dan orang yang  paling ikhlas untuk gagal adalah orang yang telah mencoba yang terbaik.

Yang terbaik saja bisa gagal, apalagi jika tidak belajar. Ujian ini bukan tentang siswa/pelajar, tetapi tentang semua orang; yang ujian sesungguhnya baru dimulai setelah selesai sekolah.

Ujian yang utama adalah saat kita harus melanjutkan kehidupan dengan mengeluhkan kehidupan dalam diri kita; atau melanjutkan kehidupan dengan apa adanya diri kita, dan berusaha berhasil dengan apapun adanya diri kita.

Banyak orang yang hidupnya belum mulai; menunggu cantik dulu, menunggu tua dulu, menunggu kaya dulu dll.

Padahal apapun kekurangan, kalau diterima sebagai satu-satunya modal; maka kekurangan itu menjadi kelebihan.

Apapun hal terburuk yang kita miliki, kalau itu satu-satunya, itu adalah modal terbaik.

Sehingga mungkin bukan kita menunggu sesuatu untuk memulai, tetapi memulai dengan apa adanya sekarang.

Karena perjalanan naik dimulai dimanapun kita berada.

Kalau kesabaran itu sulit untuk anda, maka gunakan ketidak-sabaran itu untuk menyegerakan keberhasilan.

Jadi jangan mensyaratkan sabar dulu untuk jadi orang hebat. Jika anda pemarah, pemarahlah -tetapi gunakan kemarahan itu untuk kurang tidur dan belajar, untuk kurang istirahat dan bekerja, dan untuk mentenagai belajar karena sedang marah.

Orang2 besar yang berhasil itu telah sekali atau beberapa kali terhina dalam hidupnya; dan mereka membalas untuk membuktikan bahwa orang2 yang merendahkan itu harus menyesal dan meminta maaf nanti.

Kalau kita benar, jangan buktikan bahwa kita benar; damailah, lalu buktikan bahkan orang2 yang meragukan kita, adalah orang2 yang diuntungkan karena pelayanan kita.

Orang yang tidak bisa belajar, tidak akan bisa memimpin. Karena kepemimpinan itu adalah ilmu menyesuaikan diri dengan keadaan untuk selau diatas gelombang perubahan.

Dan orang2 yang menyesalkan sebagia anak buah adalah orang yang menggunakan ilmu lama, untuk mengelola masalah baru, menggunakan solusi jangka pendek untuk masalah jangka panjang.

Kalau kita beraspirasi untuk jadi pemimpin, mulai dari sekarang ikhlaskan-lah diri anda untuk belajar.

Jika anda termasuk orang yang ngantuk ketika membaca buku; sikap anda terhadap buku itu harus diperbaharui. Dia harus melihat bahwa yang ada dalam buku itu mewakili pemikiran orang2 besar sebelumnya. Dan apabila buku itu dibuka, dia masuk kepikiran jendela orang2 besar, sehingga dia bisa berbakat untuk berhasil semuda mungkin.

Tertariklah kepada janji dari pelajaran.

Kita itu harus belajar “bandel” untuk mengabaikan apapun yang membuat kita tidak bersemangat.

Berpihaklah pada pembicaraan, perasaan, pikiran, pekerjaan, pergaulan yang membuat kita bersemangat.

Jadilah pribadi yang kuat sekali dalam kebaikan, sampai orang lain tertarik menjadi orang baik.

Berfokuslah pada yang penting, abaikan yang tidak penting bagi kita.

Tidak ada selembar daun yang jatuh tanpa sepengetahuan tuhan. Kekuasaan tuhan itu menyentuh semua sudut kehidupan kita.

Sehingga ujian yang diberikan orang lain kepada kita itu adalah bagian dari keputusan tuhan.

Sebagian manusia diijinkan oleh tuhan untuk menuntun kita kepada kemulaiaan. Orang yang setia kepada yang benar, telah lulus ujian sebelum ujian.

Ujian itu setuju / tidak setuju harus kita lakukan. Maka ikuti saja ujian itu, yang penting lulus dulu, setelah itu baru pikirkan kualitas dari kelulusannya.

Rasa takut itu rahmat, yang mengeluarkan semua kemampuan. Kalau anda kurang belajar, sulit mengingat, malas membaca, maka takutlah kepada kelas anda sebagai pribadi kalau anda tidak lulus.

Takut itu adalah rahmat yang memaksimalkan kekuatan.

Tuhan itu tidak akan memberikan masalah, kecuali kita mampu untuk menyelesaikannya; sehingga sebetulnya kita akan mampu menyelesaikan semua masalah.

Ujian itu selalu diniatkan untuk melihat apakah kita pantas untuk naik. Karena tuhan itu maha tinggi dan meninggikan.

Cobaan itu adalah bagian dari ujian, dan kita akan dicoba dari apa yang kita ucapkan.

Tidak ada hubungan antara nilai yang baik di sekolah dengan kualitas hidup yang baik.

Semua orang yang nilainya jelek  waktu sekolah, hidupnya akan baik; selama dia ada penyesalan untuk memacu belajar lebih baik dan pergaulannya baik.

Karena banyak orang yang nilainya tinggi waktu sekolah tapi melalaikan pergaulan.

Sadarilah bahwa kemiskinan itu sementara, seperti juga kekayaan. Tetapi hak kita yang permanen adalah menjadi pribadi yang damai, yang sejahtera, yang berbahagia.

Kalau anda selalu meihat kebahagiaan itu milik orang lain, selalu anda tidak akan pernah menemukan kebahagiaan itu didalam diri anda.

Kebahagiaan itu adalah kemampuan berbahagia. Maka berfokuslah kepada kita, karena setiap orang mengira bahwa orang lain lebih hebat.

Setiap orang punya jatah gagal dan punya jatah untuk sukses. Untuk meraih sukses, setiap orang harus menghabiskan jatah gagalnya terlebih dahulu.

Maka berbahagialah kalau anda gagal, karena bukan disitu keberhasilan anda.

Tugas kita adalah sebanyak-banyaknya gagal, sampai kemudian tidak ada pilihan lain kecuali berhasil.

Tujuan kita untuk segera berhasil adalah supaya kita menjadi pribadi yang powerfull untuk memajukan kebaikan dan mencegah terjadinya keburukan.

Kekayaan dan lain-lain adalah nomor akhir, tujuan utama kita adalah majukan kebaikan dan cegah keburukan.

Bagaimana mungkin orang lain mau menghormati anda, jika anda sendiri tidak menghormati hak anda untuk menjadi orang pandai.

Maka belajarlah, bisa – tidak bisa yang penitng belajar. Tuhan telah dikenal menyelamatkan orang2 terdesak.
Ikutilah ujian, tampil-lah ramah sebaik mungkin, gunkan sebaik mungkin semua kekuatan untuk dikasihani – terutama oleh tuhan.

Lalu lulus-lah, kemudian penyesalan anda itu pelan-pelan menjadikan anda tambah lama – tambah baik lulusnya.

Tuhan itu kalau menyayangi kita diberikanlah rasa takut itu, supaya kita menyegerakan mempergunakan kekuatan kita secara maksimal. Tuhan maha pengasih.

Demikian resume singkat Mario Teguh Golden Ways, dengan topik “Ujian?, Siapa Takut“, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi semuanya.

Mohon maaf atas segala kekurangan dalam teknik penulisan rangkuman ini. Jika didapati kekeliruan, suatu kebahagiaan bagi kami, jika sahabat meluangkan waktu untuk mengoreksinya.

Terimakasih kepada pak mario teguh atas ilmu-ilmu yang disampaikannya, semoga allah swt mebalas kebaikan beliau dengan kebaikan yang berlipat. Amin.

Terimakasih juga kepada para sahabat, Semoga kita semua bisa meningkatkan pribadi kita, untuk menjadi pribadi terbaik.

Mario Teguh's Quotes

Quotes

Blogger Jogja

Traffic Exchange

EasyHits4U.com - Your Free Traffic Exchange - 1:1 Exchange Ratio, 5-Tier Referral Program. FREE Advertising!

Wibiya provides a web toolbar that enables blogs and websites to integrate the most exciting services and web applications into their blog or website.