Welcome

Berawal dari ketiadaan, kita berpikir dan belajar untuk menciptakan. Membuat segala sesuatunya menjadi lebih baik, lebih berarti dan lebih bermanfaat. "Mari berbagi manfaat" #Give thank to Allah, the Creator of all things.

Friday, April 10, 2026

Ribuan Massa Doa Bersama untuk Syuhada dan Masjid Al-Aqsa


JAKARTA – Gelombang solidaritas kemanusiaan kembali memadati pusat kota dalam aksi bertajuk "Berjuta Doa dan Bela untuk Syuhada serta Masjid Al-Aqsha". Ribuan masyarakat dari berbagai elemen tumpah ruah untuk menyuarakan dukungan moral dan spiritual bagi perjuangan rakyat Palestina. Acara ini diselenggarakan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Kegiatan dimulai pada pukul 06.00 WIB dan dijadwalkan berlangsung hingga pukul 09.00 WIB pagi ini, Minggu, 5 April 2026.

Aksi yang diinisiasi oleh Majelis Ormas Islam (MOI) ini merupakan bentuk solidaritas dan doa bersama bagi prajurit TNI yang gugur di Lebanon. Para peserta aksi menuntut adanya konsekuensi tegas terkait jaminan keselamatan bagi pasukan penjaga perdamaian. Salah satu momen paling krusial dalam aksi kali ini adalah pelaksanaan Sholat Ghaib berjamaah dan Doa bersama yang dilakukan di bawah langit terbuka. Ribuan masa terbentuk dengan rapi, menciptakan suasana hening yang antusias sekaligus penuh haru sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi para syuhada khususnya bagi syuhada pasukan perdamaian yang berasal dari Indonesia.

Puncak aksi ditandai dengan pembacaan pernyataan sikap resmi dari Majelis Ormas Islam yang menyuarakan keprihatinan atas situasi di Timur Tengah. Perwakilan MOI menegaskan empat poin utama sebagai bentuk dedikasi dan protes keras terhadap ketidakadilan global. Bangsa Indonesia berduka sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga prajurit TNI penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan. MOI mendoakan agar pengabdian mereka diterima sebagai syahid dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran.

MOI menyatakan kemarahan atas tindakan Israel dan Amerika Serikat yang terus melanjutkan genosida di Gaza dan Tepi Barat, yang telah merenggut banyak jiwa manusia, termasuk warga sipil dan personel perdamaian. Massa mengecam keras penutupan Masjid Al-Aqsha yang telah berlangsung lebih dari 30 hari. Untuk pertama kalinya dalam 839 tahun, Al-Aqsha tanpa iktikaf dan salat Idul Fitri, yang dinilai sebagai pelanggaran berat terhadap kebebasan beragama dan hak asasi manusia. MOI mendesak komunitas internasional untuk segera mengambil langkah konkret guna menghentikan kejahatan zionis Israel serta menjamin perlindungan bagi warga sipil dan pasukan perdamaian dunia.

Dalam pernyataan tersebut, MOI juga menyoroti kondisi tahanan Palestina tentang pengesahan undang-undang baru oleh pihak penjajah yang melegalkan kekerasan dan ancaman hukuman mati terhadap tahanan Palestina. Hal ini dianggap sebagai tindakan yang menginjak-injak prinsip hukum internasional dan nilai kemanusiaan. Aksi yang berlangsung dengan khidmat ini ditutup dengan gema takbir "Allahuakbar" yang bersahut-sahutan dari para peserta aksi, menandakan keteguhan sikap dalam membela kesucian tempat ibadah umat Islam dan martabat kemanusiaan.

----------------------------------------------------------------------------------------
Pernyataan Sikap Majelis Ormas Islam (MOI) 
Aksi Berjuta Doa dan Bela untuk para syuhada dan Al Aqsa

Dalam rangka belasungkawa dan memberikan penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI penjaga perdamaian UNIFIL asal Indonesia yang gugur dalam tugas di Lebanon Selatan. Kami masa aksi yang terdiri dari berbagai organisasi kemasyarakatan ormas Islam yang tergabung dalam Majelis Ormas Islam (MOI) berkumpul untuk memanjatkan berjuta doa dan menyuarakan berjuta pembelaan untuk para syuhada dan masjid al-aqsa. Karena sampai kini penutupan Masjid Al Aqsa telah berlangsung lebih dari 30 hari, untuk pertama kalinya dalam 839 tahun Al Aqsa tanpa itikaf dan sholat Idul Fitri ini merupakan bentuk pelanggaran Zionis terhadap kebebasan beragama dan hak asasi manusia, serta bentuk nyata penodaan terhadap kesucian tempat ibadah umat Islam. Kami juga tidak melupakan fakta disahkannya undang-undang baru di negara penjajah Zionis yang melegalkan tindakan kekerasan terhadap tahanan Palestina, termasuk mengancam dengan hukuman mati untuk semua tahanan Palestina, tanpa malu Zionis menginjak prinsip-prinsip hukum internasional dan kemanusiaan berdasarkan hal-hal di atas kami menegaskan bahwa:
1. Bangsa Indonesia berduka sedalam-dalamnya atas gugurnya prajurit TNI yang menjalankan misi perdamaian dunia Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala menjadikan mereka sebagai Syuhada keluarga mereka diberikan kesabaran dan tidak ada lagi jatuh korban dari prajurit anak terbaik bangsa.
2. Bangsa Indonesia marah atas ketidakadilan berbagai bentuk penodaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan oleh Israel dan Amerika Serikat yang tanpa malu membunuh banyak jiwa manusia termasuk rakyat Palestina dan Rakyat Indonesia terutama dengan terus berlangsungnya genosida di Gaza dan tepi Barat.
3. Bangsa Indonesia mengecam keras segala bentuk kejahatan kemanusiaan yang dijalankan zionis Israel termasuk penutupan masjid Al Aqsha dan tindakan represif dan keji terhadap tahanan Palestina yang tidak bersalah.
4. Bangsa Indonesia mendesak komunitas internasional untuk segera mengambil langkah jyata dalam menghentikan kejahatan zionis Israel dan menjamin perlindungan terhadap warga sipil serta pasukan perdamaian.

Jakarta. 5 April 2026
Majelis Ormas Islam
Takbir
Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar

0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah membaca,

Semoga perjumpaan kali ini berkesan di hati sahabat-sahabat sekalian, silahkan diambil manfaatnya, serta dibawa pulang oleh-oleh pelajaran dan ilmunya. :)

Jika ingin meninggalkan jejak dan ingin mengirimkan komentar, Silahkan isi kotak komentar di bawah ini...

Mario Teguh's Quotes

Quotes

Blogger Jogja

Traffic Exchange

EasyHits4U.com - Your Free Traffic Exchange - 1:1 Exchange Ratio, 5-Tier Referral Program. FREE Advertising!

Wibiya provides a web toolbar that enables blogs and websites to integrate the most exciting services and web applications into their blog or website.