Welcome

Berawal dari ketiadaan, kita berpikir dan belajar untuk menciptakan. Membuat segala sesuatunya menjadi lebih baik, lebih berarti dan lebih bermanfaat. "Mari berbagi manfaat" #Give thank to Allah, the Creator of all things.
Showing posts with label kisah. Show all posts
Showing posts with label kisah. Show all posts

Wednesday, May 7, 2014

Gara-gara Slilit,Sang Kiai Disiksa Oleh Allah



Diceritakan seorang Kyai Fulan, beliau sangat masyhur di daerahnya, bukan saja kealiman ilmunya tetapi budi pekertinya juga sangat baik. Suatu saat sang Kyai diundang kenduri oleh warganya, maka beliau bergegas menghadiri undangan tersebut dengan mengajak seorang Santri sebagai pendamping. Jamuanpun dihidangkan Kyai juga tidak ketinggalan menikmati hidangan yang disediakan tuan rumah. Selesai makan sang Kyai merasa ada “sesuatu” yang mengganggu pada giginya, ya ada sisa daging yang menyelilit, Kyai sudah berusaha menghilangkan “slilit” tetapi gagal dan rupanya tidak ada alat untuk digunakan menghilangkan slilit itu. 


Setelah selesai sang Kyai segera pulang, tapi dia masih terganggu oleh slilit, karena terganggu maka sang Kyai berusaha mencari alat untuk menghilangkan slilit itu. Di sebuah perkebunan beliau melihat pagar dari bambu, tanpa pikir panjang beliau memerintahkan santrinya untuk mematahkan bambu, yang akan digunakan menghilangkan slilitnya. Waktu terus berjalan, kemudian sang Kyai Fulan meninggal dunia. 

Suatu hari sang santri yang dulu mengantar sang Kyai berziarah, entah mengapa sang santri tertidur di makam sang Kyai. Ditengah tidurnya sang santri bermimpi bertemu dengan sang Kyainya. “Assalamu’alaikum wahai Kyai!” kata Santri. “Walaikum Salam santriku” Jawab Kyai. “Waduh Kyai kenapa badan Kyai seperti ini? Bukankah Kyai ahli ibadah” Tanya santri penasaran karena melihat badan kyainya penuh sisa cabukan. “Oh santriku…, memang aku ahli ibadah, namun kau masih ingatkan waktu pulang dari kenduri…, aku mencuri bambu, dan rupanya sipemiliknya tidak rela…., sehingga aku disiksa demikian” Kata sang Kyai sambil menunjukkan luka-luka di badannya. “Santriku … tolong aku …, mintakan kehalalan dari pemilik kebun yang kucuri pagar bambunya…”Kata Kyai sambil menangis. 

Sang santri terjaga dari tidurnya, ia segera pulang dan menemui pemilik kebun yang dulu pagar bambunya dicuri sang Kyai. Sang santri menceritakan hal ihwal yang menimpa pada Kyainya, Kemudian pemilik kebun menghalalkan apa yang telah diambil sang Kyai. Pada waktu yang lain sang santri bermimpi bertemu dengan sang Kyai. Dalam mimpinya kali ini sang santri melihat wajah sang Kyai berseri-seri dan tubuh yang bersinar-sinar. Rupanya setelah sang pemilik kebun menghalalkan, maka Allah pun juga mengampuni dosanya. Marilah kita renungkan cerita di atas, agar kita terhindar dari perbuatan yang tidak terpuji, meskipun itu sangat sepele.

Thursday, November 1, 2012

5 Menit Bersama Bidadari [Kisah]

 
Namanya Aini. begitu saya biasa memanggilnya. Salah satu ’adik’ terbaik yang pernah saya miliki, yang pernah saya temui dan alhamdulillah Allah pertemukan saya dengannya.

Seharusnya 20 Nopember kemarin genap ia menginjak usia 37 tahun. Beberapa tahun bersamanya, banyak contoh yang bisa saya ambil darinya. Kedewasaan sikap, kesabaran, keistiqomahan, dan pengabdian yang luar biasa dalam meretas jalan dakwah, Seorang Penggerak dakwah yang tangguh dan tak pernah menyerah. Sosok yang tidak pernah mengeluh, tidak pernah putus asa dan memiliki prasangka baik yang teramat tinggi kepada Allah. Dan dia adalah salah satu amanah saya terberat, ketika memang harusnya ia sudah memasuki sebuah jenjang pernikahan.

Ketika beberapa gadis lain yang lebih muda usianya melenggang dengan mudahnya menuju jenjang pernikahan, maka Aini ,Allah taqdirkan harus terus meretas kesabaran. Beberapa kali saya berikhtiar membantunya menemukan pemuda shalih, tetapi ketika sudah memulai setengah perjalanan proses..Allah pun berkehendak lain. Namun begitu, tidak pernah ada protes yang keluar dari lisannya, tidak juga ada keluh kesah, atau bahkan mempertanyakan kenapa sang pemuda begitu " lemahnya " hingga tidak mampu menerjang berbagai penghalang ? Atau ketika masalah fisik, suku, serta terlebih usia yang selalu menjadi kendala utama seorang pemuda mengundurkan diri , Aini pun tidak pernah mempertanyakan atau memprotes " kenapa pemuda sekarang seperti ini ?”

Tidak ada gurat sesal, kecewa, atau sedih pada raut muka ataupun tutur katanya. Kepasrahan dan keyakinan terhadap kehendak Allah begitu indah terlukis dalam dirinya.

Hingga, akhirnya seorang pemuda shalih yang dengan kebaikan akhlak serta ilmunya, datang dan berkenan untuk menjadikannya seorang pendamping. Tidak ada luapan euphoria kebahagiaan yang ia tampakkan selain ucapan singkat yang penuh makna "Alhamdulillah..jazakillah kamu sudah membantuku...mohon doa agar diridhai Allah "

Alhamdulillah , Allah mudahkan proses ta’arauf serta khitbah mereka, tanpa ada kendala apapun seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Padahal pemuda shalih yang Allah pilihkan tersebut berusia 8 tahun lebih muda dari usianya.

Berkomitmen pada sunnah Rasulullah untuk menyegerakan sebuah pernikahan, maka rencana akad pun direncanakan 1 bulan kemudian, bertepatan dengan selesainya adik sang pemuda menyelesaikan studi di negeri Mesir.

Namun , Allah lah Maha Sebaik-baik Pembuat keputusan.

2 minggu menjelang hari pernikahan, sebuah kabar duka pun datang. Usai Aini mengisi sebuah kajian , motor yang dikendarainya terserempet sebuah mobil, dan menabrak kontainer didepannya. Aini shalihah pun harus meregang nyawa di ruang ICU. 2 hari setelah peristiwa itu, Rumah sakit yang menanganinya pun menyatakan menyerah. Tidak sanggup berbuat banyak karena kondisinya yang begitu parah.

Hanya iringan dzikir disela-sela isak tangis kami yang berada disana. Semua keluarga Aini juga sang pemuda pun sudah berkumpul. Mencoba menata hati bersama untuk pasrah dan bersiap menerima apapun ketentuanNya. Kami hanya terus berdoa agar Allah berikan yang terbaik dan terindah untuknya. Hingga sesaat, Allah mengijinkan Aini tersadar dan menggerakkan jemarinya. Ya Rabb...sebait harapan pun kembali kami rajut agar Allah berkenan memberikan kesembuhan, walau harapan itu terus menipis seiring kondisinya yang semakin melemah. Hingga kemudian sang pemuda pun mengajukan sebuah permintaan kepada keluarga Aini.

" Ijinkan saya untuk membantunya menggenapkan setengah Agamanya ini. Jika Allah berkehendak memanggilnya, maka ia datang menghadap Allah dalam keadaan sudah melaksanakan sunnah Rasulullah..."

Permintaan yang membuat kami semua tertegun. Yakinkah dia dengan keputusannya ?

Dalam kedaaan demikian , akhirnya 2 keluarga besar itupun sepakat memenuhi permintaan sang pemuda.

Sang bunda pun membisikkan rencana tersebut di telinga Aini. Dan baru kali itulah saya melihat aliran airmata mengalir dari sepasang mata jernihnya.

Tepat pukul 16.00, dihadiri seorang penghulu,orangtua dari 2 pihak, serta beberapa sahabat dan dokter serta perawat...pernikahan yang penuh tangis duka itupun dilaksanakan. Tidak seperti pernikahan lazimnya yang diiringi tangis kebahagiaan, maka pernikahan tersebut penuh dengan rasa yang sangat sulit terlukiskan. Khidmat, sepi namun penuh isakan tangis kesedihan. :'-)

Tepat setelah ijab kabul terucap...sang pemuda pun mencium kening Aini serta membacakan doa diatas kain perban putih yang sudah berganti warna menjadi merah penuh darah yang menutupi hampir seluruh kepala Aini. Lirih, kami pun masih mendengar Aini berucap, " Tolong Ikhlaskan saya....."

Hanya 5 menit. Ya..hanya 5 menit setelah ijab kabul itu. Tangisanpun memecah ruangan yang tadinya senyap menahan sesak dan airmata. Akhirnya Allah menjemputnya dalam keadaan tenang dan senyum indah.

Sang Pemuda telah menjemput seorang bidadari... sebuah karunia indah dan janji yang telah Allah berikan padanya...

Dan sang pemuda pun melepas dengan penuh ketulusan dengan iringan tetes air mata yang tidak kuasa ditahannya...

" YA ALLAH.....SAYA TELAH MENIKAHI SEORANG BIDADARI.... NIKMAT MANA LAGI YANG HARUS SAYA DUSTAKAN..."

Begitulah sang pemuda shalih mengutip ayat Ar RahmanNya...

Ya Rabb..Engkau sebaik-baik pembuat skenario kehidupan hambaMu..Maka jadikanlah kami senantiasa dapat memngambil hikmah dari setiap episode kehidupan yang Engkau berikan...

Selamat jalan adikku sayang ...engkau memang bidadari surga yang Allah tidak berkenan seorang pemuda pun didunia ini yang bisa mendampingi kehidupanmu kecuali para pemuda shalih yang berkhidmat di jalan dakwah dengan ikhlas, tawadhu dan siap berjihad dijalanNya dan kelak menutup mata sebagai seorang syuhada...."

Selamat jalan Aini..semoga Allah memberimu tempat terindah di surgaNya....Semoga Allah kumpulkan kita kelak didalam surgaNya... Aamiin)

Wasiat Rasulullah Saw. kepada calon istri dan keluarganya:
“Apabila datang kepada kalian seorang peminang yang kalian senangi agamanya dan akhlaknya maka cepat-cepatlah dikawinkan. Kalau kalian tidak melakukannya maka akan timbul fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar.”

"Seorang wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang mempunyai agama, niscaya kamu beruntung." [HR. Bukhari dan Muslim].

"Dapatkan wanita yang beragama, (jika tidak) niscaya engkau merugi." [HR. Bukhari dan Muslim].

“Sebaik-baik wanita adalah apabila engkau melihatnya, dia menggembirakan. Apabila engkau perintah dia mentaatimu, dan ia senantiasa memelihara dirinya dan hartamu di belakangmu.” [HR. at-Tabroni dari Abdullah bin Salam].

“Hendaknya tiap-tiap orang berusaha memiliki hati yang bersyukur dan lidah yang berdzikir dan memiliki istri yang membantu dan mendorong dalam masalah akhirat.” [Ar-Rokhawi dari hadits Abu Hurayrah].

"Dunia semuanya adalah kesenangan, dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah wanita sholehah." [HR. Muslim].

Ya ya ya... ternyata salah satu KUNCI SUKSES hidup di Dunia ini adalah memiliki ISTRI SHALIHAH.

Sahabat, waaaah subhanallah ya, terbukti tidak ada satu manusiapun yang sempurna fisik dan akhlaqnya di dunia ini, dan tidak ada satu manusiapun yang bisa berbuat sesuai dengan kehendak kita, pasti ada perbedaan, pasti akan ada perselisihan, pasti akan ada pertengkaran, semua itu adalah proses ujian untuk kita semua, sebagai tolok ukur sejauhmana keimanan dan kesabaran kita, ok yuk kita SEGERA MENIKAH dan MENIKAHKAN, hilangkan segala kekhawatiran karena Allahlah yang menjaminnya. ^_^

Wallahua’lam bish Shawwab ....
Barakallahufikum ....

... Semoga tulisan ini dapat menginspirasi serta membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

^_^

Salam santun dan keep istiqomah ...

--- Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini ... Itu hanyalah dari kami ... dan kepada Allah SWT, kami mohon ampunan ... ----

Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....

#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
--------------------------

----------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....

Wednesday, October 31, 2012

Tukang Tahu [Kisah]




Suatu hari, seorang penjual tahu berpamitan kepada ibu-ibu pelanggannya. “Hari ini adalah hari terakhir saya berjualan tahu, sebab besok saya sudah pindah profesi,” katanya.
Ibu-ibu itu pun terperanjat mendengarnya. “Apa yang membuatmu pindah pekerjaan? Bukankah tahu milikmu laku terjual?” tanya Bu Laras.
Sambil cemberut, si tukang tahu menjawab, “Pekerjaan ini prospeknya tidak bagus, kadang laku, kadang tidak. Sulit mengharapkan perbaikan masa depan dari tahu-tahu ini. Badan malah jadi capek, kulit menghitam, keringatan, bau lagi!”

Nenek Binggo berkata lembut, “Sabar, Nak! Menjalankan usaha itu memang butuh kesabaran. Lambat laun usahamu pasti berkembang. Lihatlah Pak Burhan, awalnya ia juga pedagang keliling, sekarang malah sudah jadi bos besar. Lagi pula ke mana lagi kami hendak beli tahu kalau kamu berhenti jualan?” , “Memangnya kau mau bekerja apa?” tanya Bu Laras.
“Tempo hari saya bertemu teman-teman semasa sekolah dulu. Kulit mereka putih-putih dan bersih, padahal dulunya dekil. Mereka kerja kantoran makanya badan mereka terawat. Saya malah diajak masuk ke salah satu kantor tempat mereka bekerja. Wah, rasanya sejuk karena pakai AC. Pakaian mereka juga bagus-bagus. Enak sekali hidup mereka!”

Nenek Binggo menasihati, “Jangan ceroboh dalam membuat keputusan, Nak! Saya yang tua ini sudah merasakan asam garam pekerjaan. Sebelumnya bertahun tahun saya bekerja kantoran. Hasilnya, badan capek, terkungkung, dan sering stres. Akhirnya saya memilih keluar untuk berwirausaha. Awalnya memang perlu bersabar, namun di kemudian hari saya memetik hasilnya.”
“Sudahlah! Saya pun sudah patah semangat dengan tahu. Harga kedelai yang naik turun membuat kepala makin pusing, bahkan saya terpaksa mencampurkan tahu dengan singkong,” ujar si penjual tahu.
“Lho, dicampur dengan singkong rupanya?!” Ibu-ibu terperanjat.
“Iya, mana mungkin tahu terbuat dari kedelai saja, dicampur singkong pun untungnya tipis. Ibu-ibu sih, naik harga sedikit langsung menjerit!” balas penjual tahu dengan kesal.

Setelah perdebatan itu mereka pun membubarkan diri. Ibu-ibu pusing memikirkan ke mana lagi hendak membeli tahu, dan tak kalah pening setelah mengetahui tahu yang dimakan selama ini ternyata dicampur singkong. Sementara itu, si penjual tahu tersenyum lebar, bayangan enaknya bekerja kantoran terus berkibar-kibar.

Hari-hari pertama bekerja kantoran, mantan tukang tahu itu bangga bukan kepalang. Satiyem, gadis tetangga, terpesona melihatnya berbaju kemeja, bersepatu yang disemir mengkilat, dan beraroma minyak wangi yang memabukkan.

“Berangkat kerja ya, Mas? Hati-hati di jalan ya,” sapa Satiyem lembut. Dulunya gadis itu melihat pun tak sudi padanya. Mantan penjual tahu itu tak mau kalah lagak, dia pun melengos begitu lewat di depan Satiyem.
“Huh, di kantor ceweknya lebih cantik-cantik. Tidak sebanding dengan gadis penjual jamu itu,” soraknya dalam hati.

Di kantor tingkah mantan penjual tahu itu menjadi jadi, tiap sebentar dia merapikan rambut dengan sisir, membetulkan posisi dasi, atau membetulkan kemejanya. Dia juga merasakan kesejukan AC yang membuatnya serasa menikmati musim salju di Eropa. Berhubung tidak punya ijazah sarjana, diterima menjadi pesuruh kantor pun dia amat bersyukur. Dasar rezeki, dia malah beruntung mendapat posisi di bagian administrasi. Tak percuma dulu dia menyempatkan diri kursus komputer setamat sekolah.

Lewat seminggu mantan tukang tahu itu mulai tertekan. Jadi tukang ketik ternyata seperti kerja rodi, apalagi dia mesti meladeni puluhan karyawan yang rewel.

Pagi pagi sekali dia sudah berangkat ke kantor dan harusnya pukul 17.00 sudah pulang, namun tumpukan pekerjaan membuatnya terpaksa pulang tengah malam. Dulu, sebagai tukang tahu dia mengatur diri sendiri, kini sebagai tukang ketik dia harus mau diatur. Sebelumnya ada ibu-ibu pelanggan tahu yang mau mendengar curhatnya, sekarang dia tak boleh mengeluh sedikit pun. Dan kini dia pun paham mengapa meja kerjanya tidak dihuni siapa pun sebelumnya. Rupanya posisi mejanya itu menjadi sasaran utama semburan AC. Tak heran setiap pulang kerja tubuhnya terasa meriang.

Mantan tukang tahu itu mencoba bersabar. Barangkali yang dialaminya hanya masalah adaptasi, lambat laun tentu akan terbiasa. Hingga pada akhir bulan jantungnya nyaris copot, gaji yang diterimanya hanya setengah dan penghasilannya sebagai tukang tahu. Dia tak percaya, di balik pakaian necis dan kantor mewahnya, penghasilanya malah tidak cukup untuk menutupi biaya hidup. Diam diam dia pun membawa bekal dari rumah dalam rangka penghematan. Hal yang membuatnya kuat adalah pujian dan kekaguman yang terus diterimanya dari tetangga dan teman-teman.

Sabar itu sikap yang positif. Namun, penantian si mantan tukang tahu untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan kulit putih tak kunjung tiba. Kulitnya malah memucat karena jatuh sakit. Akhirnya dia memilih mengundurkan din. “Ternyata saya tidak cocok dengan kerja kantoran,

saya malah lebih suka menjadi tukang tahu. Tidak ada yang mengatur, menyenangkan, dan hasilnya lumayan,” ujarnya pada Satiyem yang datang menjenguk. Dia juga minta maaf atas lagak sombongnya selama bekerja kantoran.

Setelah pulih, si tukang tahu kembali berkeliling di perumahan. Bedanya, kali ini dia tampil lebih bersih dan wangi. “Tukang tahu tak harus bau!” ujarnya pada Satiyem saat berangkat dan rumah.
Sayangnya, ibu-ibu pelanggannya dulu tidak satu pun yang mau membell tahunya. “Maaf, kami sudah membelinya,” jawab mereka.

Ternyata begitu dia memutuskan menjadi tukang ketik, ada tukang tahu lain yang menggantikan posisinya. Tukang tahu pengganti itu datang lebih pagi hingga mendapatkan pelanggan lebih banyak, dan tahunya pun lebih enak sebab tidak dicampur singkong. Kejutan berikutnya, penjual tahu baru itu adalah temannya sendiri yang semula bekerja kantoran. Si penjual tahu yang kembali ke profesi awalnya itu pun hanya bisa tertunduk lemas.

Allah SWT juga menjamin akan memberikan nikmat yang lebih banyak lagi kalo kita mau bersyukur / berterima kasih kepada Allah SWT : “ Sungguh jika kamu bersyukur, niscaya Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkarinya, sungguh azab-Ku sangat keras ” Surat Ibrahim 7 (QS. Ibrahim : 7)

Walau nikmat dan apa yang kita capai saat ini belum seperti apa yang kita harapkan : “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 216)

Wallahua’lam bish Shawwab ....
Barakallahufikum ....

... Semoga tulisan ini dapat menginspirasi serta membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

^_^

Salam santun dan keep istiqomah ...

--- Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini ... Itu hanyalah dari kami ... dan kepada Allah SWT, kami mohon ampunan ... ----

Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....

#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
--------------------------
----------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....

Tuesday, October 30, 2012

Istri Idaman [Kisah]


 
Aku ingin istri yang cantik Ma, yang pintar dan bisa enak diajak diskusi, nyambung ketika bicara dan mudah dibawa masuk ke dalam acara keluarga, dan utamanya menerima kekurangan dan kelebihan kita Ma,” Anto memaparkan alasan kenapa sudah 32 tahun belum juga mau menikah.

“ Mama, tahu kan betapa menderitanya Bang Ucok, punya istri yang kaya
ra
ya namun arogan setengah mati, Ma tahu kan Bang Ucok itu apalagi setelah di PHK makin sering dimarahin istrinya siang malam, kemarin saja aku dengar sendiri istrinya teriak - teriak di telepon nyuruh Bang Ucok cepat pulang dari sini, itu karena Maryam, anak Bang Ucok yang ke dua sakit panas. Yaa mestinya istrinya ngertilah Bang Ucok kan cuma sebentar di sini, cuma mampir nengokin anak yang baru pulang dari rumah sakit, kan sebentar. Kalau salah pilih istri malah bikin suami- suami jadi pusing, dan rumah tangga jadi gak bahagia,” Urai Anto panjang lebar dan seakan meminta pengertian sang Mama.

“ Ada lagi istri si Umar, Mama ingat kan Umar kawan kuliahku dulu yang ketua rohis (rohani islam)? yang berjenggot itu lho Ma, Da’i yang rajin banget sholat bahkan ikut - ikut berdakwah, dan sekarang sesekali berdakwah di mushola kantorku ... tapi baru saja ku dengar mereka bercerai, masing - masing bawa satu anak, karena ku dengar istrinya sangat kasar dan suka melempar - lempar barang kalau marah, kebayang gak sih punya istri marah - marah melulu, hidup jadi gak tenang kan, " gerutu Anto lagi.

***
“Lalu kamu mau punya istri yang kaya siapa To? di dunia ini kan tidak ada bidadari yang numpang lewat lalu menawarkan diri jadi istri kamu,” tanya Mamanya Anto dengan lembut. “ Tidak ada perempuan yang sempurna di dunia ini, susah nyari yang sempurna, pasti ada cacat celanya,” Mama meneruskan sambil memegang bahu Anto dengan penuh kasih sayang. “ Mama ini sudah tua To, Mama hanya ingin sepeninggal Mama nanti, kamu ada yang mengurus, merawat dan sudah punya anak - anak yang akan membuatmu menjadi dewasa dan gembira karena anak - anak itu membuat seorang suami menjadi lebih bertanggung jawab atas rumah tangga dan kehidupan ini. Tidak lama lagi mungkin Mama akan menyusul ayahmu To, Mama hanya ingin sepeninggal Mama, kamu telah memperkenalkan istrimu pada Mama,” isak ibunya Anto tertahan.

Anto hanya terdiam dan tercenung lama, gumamnya dalam hati, “ karena aku belum menemukan wanita seperti dirimu, Ma yang diam saja bila dimarahi suaminya, yang selau berkata lembut, yang selalu mengerti aku, yang selalu mengalah dan mendahulukan kepentinganku, yang pasrah dikasih uang berapa saja oleh suaminya, yang cantik seperti dirimu, yang menyayangi anak - anaknya seperti dirimu, aku susah sekali menemukan wanita yang baik seperti dirimu di zaman sekarang ini, banyak perempuan cantik namun mereka tidak memiliki sifat-sifat yang kuinginkan dari seorang wanita yang mengalah dan keibuaan seperti dirimu,” demikian renung Anto dalam hati.

Hmm, namun Anto sebenarnya tidak tahu bahwa, sudah berapa kali ibunya minta cerai pada ayahnya, sudah berapa kali ibunya membantah ucapan ayahnya, sudah berapa kali ibunya marah-marah dan membanting pintu dengan keras pada ayahnya dalam hal berbeda pendapat yang cukup banyak, dalam ucapan - ucapan yang kerap salah pemaknaannya yang sering kali memicu pertengkaran hebat di rumah tangga mereka, bahkan Mamanya pernah sekali meninggalkan rumah ayahnya sambil menggendong Anto kecil yang diikuti Bang Ucok dikala berusia 7 tahun, pergi dari rumah dengan amarah dan meninggalkan surat yang berisi permintaan cerai pada suaminya.

Dulu, di kala anak - anak masih kecil, dikala ibunya Anto masih muda, di kala rumah tangga mereka baru berusia di bawah 10 tahun, dulu ketika ekonomi keluarga belum mantap, ketika jiwa belum stabil, ketika semua masalah diselesaikan dengan emosi, Anto tak tahu bahwa untuk menjadi tenang dan berwibawa serta penuh kasih sayang seperti Mama, seorang wanita memerlukan banyak tahun untuk memberinya pengalaman agar lebih dewasa dalam mengarungi bahtera kehidupan dan diperlukan juga kesabaran dari sang suami untuk mendidik sang istri agar menjadi istri yang solihah, dan semua itu tidak dapat dilakukan dalam satu kedip mata, membutuhkan tahunan untuk memproses dari seorang wanita lugu dan tidak tahu apa - apa, serta jiwa yang sangat tidak stabil menjadikan seorang wanita dewasa yang pengertian, menyayangi dan menjadi wanita idaman.

Wanita idaman pendamping yang lembut dan sabar yang sudah matang dalam asam garam kehidupan, dan itu tidak mungkin ditemukan ketika usia pernikahan masih seumur jagung.

Hmm, paham kan ... Anto akan menemukan istri idaman yang seperti ibunya, bila Anto melalui proses seperti ayahnya juga, butuh bertahun-tahun untuk mendapatkan istri idaman seperti yang diharapkan Anto.

"... dan para wanita (istri) mempunyai hak yang seimbang dengan hak laki - laki (suami) dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf, akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana". (Q.S Al Baqarah : 228)

Wallahua’lam bish Shawwab ....
Barakallahufikum ....

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

^_^

Salam santun dan keep istiqomah ...

--- Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini ... Itu hanyalah dari kami ... dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan ... ----

Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....

#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
------------------------------------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....

Wednesday, October 24, 2012

10 Pertanyaan Tentang Nabi

1. Siapa nabi yang dikenal cerdas dan pandai berdebat sehingga lawan bicaranya bisa mati kutu?

Nah jawabannya tentu saja Nabi Ibrahim AS. Kecerdasan beliau sudah Nampak dari kecil. Allah SWT mengkaruniakan kepada Beliau hikmah dan kecerdasan sejak kecil. Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebe
lumnya, dan Kami mengetahui (keadaan)nya.” (Q.S Al Anbiyaa’: 51)

Sebelum diangkat menjadi nabi dan rasul, disaat orang-orang menyembah berhala, beliau justru tidak mau menyembahnya dan memilih bertafakkur mencari siapa tuhan yang sebenarnya. Dari sini beliau sudah cerdas. Kemudian setelah diangkat menjadi Rasul, beliau dengan cerdasnya berdebat dengan Raja Namrud saat beliau ditangkap karena telah menghancurkan berhala-berhala.
“hai Ibrahim ! kamu pasti yang menghancurkan berhala-berhala ini?” Tanya Raja Namrud

“ enak saja menuduh saya pelakunya. Tanyakan saja kepada berhala yang paling besar itu. Buktinya kapak itu ada di lehernya. Dia mungkin iri dan tidak mau ada saingan untuk di sembah. Makanya berhala-berhala yang lain dihancurkan?” jawab nabi Ibrohim AS berargumen.

Mendengar jawaban Nabi Ibrohim AS, raja Namrud pun malah tertawa meledek

“hahahahaha jawabanmu sungguh menggelikkan. Berhala ini tidak bisa bergerak dan tidak bisa berbuat apa-apa. Mana mungkin dia yang menghacurkan berhala-berhala yang lain?”

“ nah justru itu, sudah tau berhala-berhala itu tidak bisa berbuat apa-apa. Kenapa pula kalian sembah dan mintai pertolongan. Padahal untuk menolong dirinya sendiri saja ia tidak mampu. Tidakkah kalian berpikir kesitu?”

Mendengar sanggahan Nabi Ibrohim AS, raja Namrud pun mati kutu dan tidak bisa berkutik. Ia bingung mau jawab apa. Bahkan orang-orang yang menyaksikan pun mulai terbuka mata hatinya kalau apa yang mereka lakukan selama ini yakni menyembah berhala hanyalah sia-sia belaka karena berhala tidak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya raja Namrud menghukum nabi Ibrohim AS dengan membakarnya. Tapi tentu saja itu tidak mempan membunuh beliau karena Allah SWT sudah pasti menyelamatkan Nabi Nya. Allah SWT lalu memerintahkan api agar tidak membakar beliau. Itulah sekelumit kisah tentang Nabi Ibrohim AS.

Selain itu ada lagi Nabi yang terkenal cerdas yaitu Nabi Khidir AS. Beliau adalah Nabi Allah, bukan Rosul. Karena beda antara Nabi dengan Rosul. Setiap Rosul itu sudah pasti nabi dan setiap Nabi itu belum tentu seorang Rosul. Oleh karena itu Nabi dan Rosul Yang wajib diketahui oleh umat Islam berjumlah 25 Nabi dan Rasul. Bagaimanapun juga semua Nabi sudah pasti dianugerahkan kecerdasan yang lebih oleh Allah SWT.

2. Siapa nabi yang ingin merasakan mati dengan meminta dicabut nyawanya kemudian nyawanya dikembalikan lagi ?

Kalau yang ini adalah Nabi Idris AS. Beliau memohon kepada Allah bagaimana rasanya merasakan kematian. Setelah permohonannya dikabulkan, Malaikat Izrail mencabut nyawanya kemudian mengembalikannya lagi. setelah itu malaikat bertanya
“wahai Nabiyallah Idris, bagaimana rasanya merasakan mati?”
“ ternyata mati itu menyakitkan. Saat nyawa saya dicabut, kulit saya seperti dikelupas hidup-hidup dan badan saya terasa dicacah-cacah seperti daging oleh ribuan pedang” jawab Nabi Idris
Dari sini kita mengambil pelajaran bahwa proses kematian itu sangat menyakitkan. Nabi saja merasakan sakit, apalagi kita manusia biasa. Oleh karena itu, berusahalah menjadi orang yang bertaqwa sehingga ketika meninggal semoga Allah memberik kita meninggal dalam keadaan Khusnul Khotimah. Aamiin

3. Siapa nabi yang memiliki unta tapi untua tersebut dilahirkan dari batu ?

Kalau yang ini tentu saja jawabannya adalah Nabi Sholeh AS. Beliau ini mendapat tantangan dari Kaumnya agar menunjukkan bukti kalau beliau adalah seorang Nabi Allah. Allah pun memberikan mukjizat kepada nabi Sholeh AS dengan menganugerahakn unta yang keluar dari batu sebagai bukti kalau beliau memang benar-benar Nabi Allah. Sayangnya unta tersebut kemudian malah dibunuh oleh kaumnya yang durhaka sehingga kaumnya yang durhaka itupun langsung mendapat azab,

4. Siapa nabi yang memiliki banyak anak kembar ?

Tentu saja yang ini adalah Nabi Adam AS. Karena beliau menusia pertama yang diciptakan Allah SWT kemudian disusul Siti Hawa. Siti Hawa, Setiap melahirkan ini selalu memiliki anak kembar yakni laki-laki dan perempuan, dan dari keturunannya inilah manusia berkembang seperti sekarang ini yang sangat beragam yang memiliki cirri masing-masing. Lihatlah perbedaan orang afrika, India, Indonesia, jepang, Arab, eropa, amerika,dll. Semua mempunyai cirri masing-masing. Ada yang berkulit hitam, berkulit putih, berkulit coklat, berhidung mancung, berambut pirang, bermata sipit, dll. Semuanya adalah berasal dari nenek moyang yang sama yaitu dari pasangan Nabi Adam AS dan Siti Hawa. Oleh karena itu salah besar dan menyesatkan kalau kita percaya nenek moyang kita berasal dari monyet seperti yang diungkapkan dalam teori Charles Darwin. monyet ya monyet, manusia ya manusia. Gak bisa disamain ama monyet dong. Enak aja lho. Lho aja kali yang monyet yang percaya nenek moyang lho berasal dari monyet. Kami umat Islam percaya bahwa nenek moyang kami adalah berasal dari Nabi Adam AS dan Siti Hawa.

5. Siapa nabi yang bisa mengartikan mimpi ?

Beliau adalah Nabi Yusuf AS. Dan karena berhasil menafsirkan mimpi sang Raja, Akhirnya beliau diangkat menjadi menteri. Ini bisa dilihat dari doa Nabi yusuf

“Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian TA’BIR MIMPI. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.” (Q.S Yusuf : 101)

6. Siapa nabi yangmemilliki suara merdu ?

Kalau yang ini adalah Nabi Daud AS, suara beliau ini sangat merdu sekali. Bahkan ketika beliau mengaji kitab Zabur, alam pun ikut terlena dengan kemerduan suaranya. Baik itu hewan, tumbuhan, batu, atau angin. Inilah salah satu mukzizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Daud AS selain dianugerahkan kitab Zabur. Kayaknya penyanyi sekarang yang bersuara merdu belum ada apa-apanya deh kalau dibandingkan dengan merdunya suara Nabi Daud AS. Pengen punya suara merdu ga? ;)

7. Siapa nabi yang tangannya bisa bersinar / memancarakan cahaya ?

Kalau ini adalah Nabi Musa AS. Waktu itu beliau sedang menempuh perjalanan yang gelap gulita sehingga tidak tahu jalan karena begitu gelapnya. Allah pun menyuruh Nabi Musa AS untuk menaru tangannya ke badan. Setelah hal itu dilakukan, ternyata benar saja, tangan beliau langsung bersinar lakasana pelita sehingga beliaupun bisa tahu jalan karena sudah tidak gelap lagi karena menggunakan tanggannya sebagai penerangan. Masya Allah, hebat yah . Selain Nabi Musa, ada lagi nabi lain yang bisa memancarkan cahaya yakni siapa lagi kalau bukan Rosulullah SAW. Seluruh anggota badan beliau bercahaya karena aura kenabian Beliau. Namun cahayanya tentunya berbeda dengan cahaya yang dipancarkan tangan Nabi Musa AS. Jadi untuk jawaban no 7 ini tetep jwabannya adalah Nabi Musa AS karena yang ditanyakan kan Nabi yang Tangannya bisa bersinar. Sebenarnya masih ada mukjizat Nabi Musa lainnya, salah satunya yang sangat terkenal adalah bisa membelah lautan. Tentu saja semua ini atas kehendak dan kuasa Allah SWT.

8. Siapa nabi yang dari jemarinya bisa memancarkan air ?

Tidak Ragu lagi, ini adalah Mukzizat yang diberikan Allah SWT kepada Rosulullah SAW.

Banyak sekali Mukzizat yang diberikan kepada Rosulullah SAW. Salah satunya dari jemarinya bisa memancarkan air.

9. Siapa nabi yang berada di dalam perut ikan paus selama 3 hari tapi tidak mati ?

Kalau ini adalah Nabi Yunus AS. Beliau ini ceritanya kesal dengan kaumnya yang susah banget menerima dakwah beliau. Kalau bahasa gaulnya pala batu banget dan ngotot gak mau nerima kebenaran. Diajak kejalan kebaiakn malah marah-marah dan berontak. Siapa coba yang kesel digituin. Akhirnya beliau meninggalkan kaummnya dengan naik kapal laut untuk mencari medan dakwah yang lain. Namun Allah SWT menegur beliau. Bagaimanapun juga yang namanya berdakwah ke jalan kebenaran banyak tantangannya. Jadi harus dihadapi dan jangan menyerah. Singkat cerita Nabi Yunus AS pun diceburkan ke dalam laut oleh nahkoda kapal karena kapal mengalami gangguan dan perlu menceburkan korban sebagai tumbal. Setelah diundi, Nama Nabi Yunus yang selalu keluar, bahkan sampai tiga kali berturut-turut. Setalh diceburkan, Nabi Yunus pun dimakan ikan paus. Atas Izin Allah, beliau tidak mati. Di dalam perut ikan beliau menyesal atas kekeliruannya meninggalkan kaumnya. Beliaupun terus memohon ampun dan bertaubat. Hingga selam tiga hari akhirnya beliau dimuntahkan ke darat oleh ikan paus tersebut. Kalau bahasa gaulnya. Ikannya mabok nelen Nabi Yunus AS. Gak kebayang ikannya segede apa sampai Nabi Yunus bisa bertahan didalamnya.

10. Siapa nabi yang kemana-mana bepergian dengan angin ?
Jawabannya adalah Nabi Sulaiman AS

"Kemudian Kami tundukkan kepada angin yang berhembus dengan baik menurut kemana saja yang dikehendakinya, dan (Kami tundukkan pula kepadanya) setan-setan semuanya ahli bangunan dan penyelam, dan setan yang lain yang terikat dalam belenggu. Inilah anugerah Kami;, maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab. Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik." (QS. Shad: 36-40)

Nabi Sulaiman AS memutuskan untuk tidak menggunakan kuda karena gara-gara mengurus kuda, pada suatu hari dibuatnya lupa pada salat. Ketika Sulaiman meninggalkan kuda dalam rangka mencapai ridha Allah SWT, maka Dia menggantikannya dengan angin yang bertiup sesuai dengan perintahnya kemana pun ia pergi dan kemana pun tempat yang diinginkannya.

Maha Besar Allah yang menganugerahkan para Nabi dan Rasul-Nya berbagai Mukzizat. Ini sebagai bukti bahwa Allah Maha kuasa atas segala sesuatu agar bisa mengambil hikmah dan pelajaran didalamnya sehingga kita semakin beriman dan bertaqwa. Insya Allah.

Mohon maaf yah kurang lebihnya. MOHON DISHARE agar semakin banyak orang yang mendapat manfaatnya. (^_^)

Wallahu’alam

Mario Teguh's Quotes

Quotes

Blogger Jogja

Traffic Exchange

EasyHits4U.com - Your Free Traffic Exchange - 1:1 Exchange Ratio, 5-Tier Referral Program. FREE Advertising!

Wibiya provides a web toolbar that enables blogs and websites to integrate the most exciting services and web applications into their blog or website.