Wednesday, June 20, 2012
Indonesia Incorporated
Agenda konspirasi menyusup masuk ke Indonesia dengan merangkum seluruh bangsa dalam perang global melawan musuh pemanasan global, manusia itu sendiri. Anthropogenis Global Warming adalah sebuah isu yang dibangun dan didesain dengan sangat terencana sebagai pintu masuk tatanan dunia baru yang telah digagas zionis internasional. Sebuah rencana yang begitu rapi dan indah, namun menyimpan rahasia gelap yang akan menjerumuskan bangsa ini ke dalam jurang kehancuran.
Mengapa republik ini menjadi sasaran mereka? Simak dalam novel yang mendebarkan ini.
Inilah novel dengan skenario yang mendebarkan. Mencerahkan dan menyadarkan
"...... please do something"
Indonesia incorporated adalah sebuah novel ilmiah karya Zaynur Ridwan yang menceritakan seorang taipan pertambangan kelas atas yang bernama Eli van barend, pemilik perusahaan raksasa empire mining yang terlibat politik diluar dan di dalam negeri, dan akhirnya memutusakan untuk mengakhiri hidupnya sendiri dari tekanan politik pihak asing. Ia melompat terjun daru helikopter pribadinya di pedalaman hutan kalimantan timur.
Empat orang pewaris tahta yang dipimpin oleh jansen dompis, tangan kanan eli, terjerat dalam agenda pihak asing untuk merampok sumber daya alam indonesia.
Satu-satunya orang yang dianggap berpotensi menghalangi rencana para pewaris eli van barend adalah romeo, putra tidak sah eli, yang berhasil mengembangkan perusahaan tambangnya sendiri bernama gold resources. Dengan ketajaman insting seorang goldfinger, romeo berhasil menyusupkan intelejen perusahaannya ke pusat kekuasaan empire mining serta membeli orang-orang terbaik dari perusahaan van barend. Romeo bisa mencium persengkolan politik yang berujung pada pengusaan ekonomi bangsa indonesia oleh perusahaan-perusahaan asing yang berkomplot dengan impire mining.
Disamping itu, dalam novel ini menceritakan, agenda konspirasi kelompok asing menyusup masuk ke indonesia. Anthorogenic global warning adalah sebuah isu yang didesain dengan rapi dan sangat terencana sebagai pintu masuk tatanan dunia baru yang telah digagas oleh zionis internasional. Sebuah rencana yang begitu apik dan indah, namun menyimpan rahasia gelap yang siap menghabisi bangsa ini.
Di dalam novel ini, zaynur memberikan gambaran betapa kaya-nya sumber daya alam yang dimiliki indonesia. Seperti in the east borneo island, yang memelihara deposit hutan hujan sebagai paru-paru dunia. Selain ratusan ribu jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di habitat hutan dan taman nasional kutai serta menyembunyikan spesies-spesies paling langka di dunia, east borneo island juga menyimpan minyak gas alam, batubara dan potansi perkebunan sawit. Empat provinsi di east borneo island dipredeksi mampu menjadi penghasil cpo terbesar di dunia.
Sayangnya, sampai saat ini pemerintah masih melakukan ekspor bahan mentah yang mematikan kesempatan rakyat untuk terlibat jauh dalam industri perkebunan. The borneo island adalah jagad raya energi dan mineral, namun perusahaan-perusahaan asing dan domestik bekerja sama mengeruk kekayaan tanah di borneo island.
Blok natuna d-alpha menjadi salah satu sumber devisa terbesar buat indonesia, namun blok ini dikelola oleh korporasi asing, exxon. Akan tetapi, keuntungan besar yang diperoleh perusahaan-perusahaan tambang itu nyaris tak berdampak positif pada warga setempat.
Secara presentatif brunai darussalam, negara yang hanya menjejal kurang dari 1% luas borneo island ini, berhasil memanfaatkan sumber daya alamnya dan menjadi salah satu negara terkaya di dunia dengan total pdb u$$11,5 miliar. Sementara, indonesia yang memiliki lebih dari 70% wilayah pulau ini menjelma menjadi salah satu negara termiskin di dunia dengan pendapatan perkapita yang tidak lebih dari u$$ 3000. dua negara di pulau yang sama memiliki sumber daya yang sama besarnya dengan nasib yang sangat timpang dan jauh berbeda.
Siapa sangka kampanye global warming yang selama ini kita nilai baik, ternyata ada konspirasi gerakan zionisme dibaliknya yang ingin menjarah kekayaan alam Indonesia. Hal itu diungkapkan dengan apik oleh Zaynur Ridwan melalui Novel konspirasinya yang berjudul "Indonesia Incorporated".
Bermula dari Isu tentang pemanasan global yang dikampanyekan, Isu ini pada hakikatnya adalah isu tentang populasi. Populasi manusia menurut teori ini Antropogenic global warming merupakan yang bertanggung jawab dan menjadi penyebab atas kesalahan terjadinya kerusakan lingkungan.
"Teori tersebut, menjadikan membebankan kesalahan dan tanggung jawab kerusakan alam kepada manusia" Kata Zainur Ridwan kepada arrahmah.com pada saat bedah bukunya, di Islamic Book fair, Jakarta,Jum’at malam(9/3).
Ketika teori itu berkembang, maka negara-negara yang masih memiliki hutan dan lingkungan memiliki tanggung jawab untuk melestarikan dan menjaga penghijauan hutan serta lingkungan mereka. Disinilah mulai konspirasi mendapat ruang bergerak, hal tersebut benar adanya. Namun ketika Negara-negara maju atas nama global warming menyelenggarakan pertemuan-pertemuan yang mendesak Negara-negara tertentu untuk menyepakati dan melaksanakan perjanjian-perjanjian, kelompok konspirasi mulai mencengkram Negara tersebut.
"Protokol Kyoto dan summit-summit yang mereka adakan, telah menancapkan kekuasaannya dengan mengtaur regulasi sebuah Negara, agar menuruti keinginan mereka" Kata Zainur Ridwan.
Berlanjutlah kekuatan konspirasi melalui elit kaum enviromentalis mulai mengatur dan mengarahkan kebijakan suatu Negara dengan mengikat suatu Negara dengan perjanjian-perjanjian yang merugikan Negara tersebut, pada sector pertambangan, jasa, keuangan,dan perbankan.
"Perjanjian tersebut sebenarnya adalah upaya mereka memuluskan penjarahan kekayaan alam suatu negara,karena desakan pertemuan-pertemuan global warming, suatu negara mau tidak mau menjalankan regulasi mereka, yang kedepannya merugikan Negara tersebut."paparnya
Sebelumnya, menurut Zaynur global warming sendiri bukan disebabkan oleh karbon yang dikeluarkan oleh manusia dalam segala aktifitasnya, seperti yang selama ini difahami. Jika mau jujur jumlah populasi manusia di muka bumi masih terlalu sedikit untuk menyebabkan global warming.
"kalau yang mau disalahkan itu lautan, uap lautan yang terkena sinar matahari adalah peningkat suhu panas bumi lebih banyak, apalagi menyalahkan hewan ternak sebagai penghasil karbon dan gas metana melalui kotorannya penyebab global warming" ungkapnya.
Ketika ditanyakan mengapa kelompok konspirasi menyoalkan hewan ternak, Zainur menjelaskan, mereka ingin menguasai bisnis sektor makanan.
"Mereka ingin mengatur pola makan kita, dengan mempersoalkan hewan ternak menjadi perusak lingkungan, itu alasan saja."tuturnya.
Meski berbentuk novel, tapi Zainur Ridwan memaparkan konspirasi yang terjadi di dunia melalui data-data dan fakta sesungguhnya terjadi. Seperti Club of Rome, sebuah dinasti yahudi yang menjadi actor dibalik konspirasi menguasai dunia, serta analisa pakar-pakar ekonomi, politik dan lingkungan tentang adanya kekuatan besar yang memanipulasi keadaan melalui PBB.
Di dalam karyanya tersebut, Zainur secara spesifik menjelaskan pula awal masuknya kekuasaan asing menjarah kekayaan alam Indonesia. Serta penjelasan alasan Theologis kelompok tersebut mendewa-dewakan kepentingan pelestarian alam di atas segalanya.
Yang lebih mengerikan, proyek global warming ini menjadi salah satu cara mengatur jumlah populasi manusia di muka bumi melalui program-program tertentu yang menjerat pemerintah.
"Global warming ini menjadi proyek terselubung untuk depopulasi, yang mereka jalankan melalui makanan, flu burung, dan perang"pungkas Zainur.
Terakhir, Zaynur ridwan berharap kepada aktivis lingkungan, akademisi, intelektual muslim, please do something!!!
Sinopsis
---------
Eli van Barend, seorang taipan pertambangan kelas atas, pemilik perusahaan raksasa Empire Mining, memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri di tengah tekanan politik pihak asing. Ia melompat terjun dari helikopter pribadinya di pedalaman hutan Kalimantan Timur. Empat orang pewaris tahta yang dipimpin oleh Jansen Dompis, tangan kanan Eli, terjerat dalam agenda pihak asing untuk merampok sumber daya alam Indonesia.
Satu-satunya orang yang dianggap berpotensi menghalangi rencana para pewaris Eli van Barend, adalah Romeo, putra tidak sah Eli, yang berhasil mengembangkan perusahaan pertambangannya sendiri bernama Gold Resources. Dengan ketajaman insting seorang goldfinger, Romeo berhasil menyusupkan intelijen perusahaannya ke pusat kekuasaan Empire Mining serta ‘membeli’ orang-orang terbaik dari perusahaan Van Barend. Romeo bisa mencium persekongkolan politik yang berujung pada penguasaan ekonomi bangsa Indonesia oleh perusahaan-perusahaan asing yang berkomplot dengan Empire Mining.
Dalam kisah ini, agenda konspirasi kelompok asing menyusup masuk ke Indonesia. Anthropogenic Global Warming adalah sebuah isu yang didesain dengan rapi dan sangat terencana sebagai pintu masuk tatanan dunia baru yang telah digagas oleh Zionis Internasional. Sebuah rencana yang begitu apik dan indah, namun menyimpan rahasia gelap yang siap menghabisi bangsa ini.
Berhasilkan Romeo menyelamatkan Empire Mining dari jeratan asing? Bagaimana agenda pemanasan global menjadi alat Zionisme Internasional untuk membuat manusia percaya kepada konsep teologi Zionis, sekaligus menjarah kekayaan alamnya? Mengapa Republik ini menjadi sasaran terbesar mereka?
Endorsement
---------------
"Bangsa kita dicengkeram para "drakula" asing. Bagi mereka, kekayaan alam Indonesia yang berlimpah ruah harus dirampas. Sumber dayanya harus dikuasai. Masyarakatnya harus dipecah-belah. Maka dijelmakanlah para boneka dari semua lapisan penduduk lewat segala macam cara: politik, agama, pendidikan, kebudayaan, media, dan sebagainya. Inilah novel dengan skenario yang mendebarkan. Mencerahkan dan menyadarkan!" (Chaerul Umam, Sutradara Terbaik FFI 1992)
"Di antara banyak novel, tidak banyak yang bisa lepas dari tema percintaan. Di antara yang lepas dari cinta, tidak banyak yang mengadaptasi fakta akurat. Di antara yang menyajikan fakta akurat, jarang yang memiliki kekuatan mengubah pemikiran.Karya Zaynur Ridwan ini memiliki kekuatan itu!" (Felix Y. Siauw, Penulis)
Rincian Product
-----------------
Judul : Indonesia Incorporated
Penulis : Zaynur Ridwan
No ISBN : 978-602-98543-6-7
Kategori : Indonesia Incorporate, Novel, Fiksi Konspirasi
Cover : Soft Cover
Isi : 352 hlm
Ukuran : 13.5x20cm
Berat : 1000 gr
Harga : Rp 55.000
- Pemesanan hub. Martin 083890681482, Mimin 085695986938.
- Harga tidak termasuk ongkos kirim.
LDK SYAHID UIN JKT
https://www.facebook.com/ldksyahid.uinjkt.ac.id
Saturday, June 16, 2012
Membalas Keburukan dengan Kebaikan
Suatu ketika pelayan Imam Hasan Al-Bashri menyampaikan bahwa seseorang telah menjelek-jelekkan namanya. Mendengar hal tersebut, sang Imam kemudian memanggil pelayan dan memintanya untuk memberikan kurma pada orang tersebut. Pelayan berkata, “wahai imam, bukankah dia telah menjelekkanmu di hadapan orang banyak. Tapi kenapa engkau malah memberinya kurma?” Sang imam pun menjawab, “Bukankah sudah sepantasnya aku memberikan hadiah bagi orang yang telah membuat diriku di sisi Allah SWT”.
“Apa maksud semua ini wahai Jibril?” Tanya Rasul SAW pun ketika turun ayat: “Jadilah engkau pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh” (Al-A’raf: 199). Jibril pun menjawab, “Wahai Rasul Allah, sesungguhnya Allah SWT memerintahkanmu untuk memaafkan orang yang menzalimimu, memberi kepada orang yang pelit kepadamu, dan menyambung silaturahim kepada orang yang memutuskannya denganmu”.
Monday, June 11, 2012
Cara Menumbuhkan PD dalam Hitungan Detik
Kata orang, percaya diri nggak di dapat dalam hitungan detik. Apalagi kalau orang yang bersangkutan sedang dalam kondisi yang sangat minder.
Tapi terkadang, situasi yang mendadak hadir, menuntut kita mau nggak mau harus bersikap sebaik mungkin dalam menunjukkan percaya diri kita. So, kali ini kita akan coba sharing tentang beberapa tips yang
dapat meningkatkan rasa percaya diri kamu secara cepat dalam hitungan detik :
1. Tersenyum
Tersenyum bisa beberapa detik membuat kamu lebih rileks, bahkan disaat- saat paling menegangkan sekalipun. Ini karena senyum punya hubungan erat dengan pikiran positif tentang keadaan yang akan kamu hadapi. Dan dengan tersenyum, bukan hanya akan menunjukkan ekspresi ceria di wajah, tapi juga melepaskan hormon endorphin yang membuat perasaan kita bisa lebih tenang, serta meningkatkan sirkulasi darah di wajah. Sehingga dengan tersenyum, kamu akan tampak lebih percaya diri dan siap menghadapi situasi seperti apapun.
Label:
Karakter,
Ketrampilan,
Motivasi,
Percaya Diri
Monday, June 4, 2012
Harapan, keinginan dan cita-cita dalam Keluarga
Suatu saat, Aisyah ra istri terkasih Rasulullah saw bercerita kepada suaminya, tentang sebelas perempuan yang saling berjanji untuk jujur dan tidak saling merahasiakan sesuatu pun tentang tingkah laku suaminya. Perempuan pertama berkata, “Suamiku laksana daging onta busuk yang terletak di puncak gunung.” Kita tahu, puncak gunung itu susah untuk didaki, sekalipun daging itu sudah busuk, ia tak mudah juga diambil. Maksudnya suaminya itu sangat bakhil kepada istrinya dan akhlaknya pun sangat buruk.
Perempuan kedua bercerita, “Riwayat suamiku tak dapat aku sebutkan satu persatu. Aku khawatir berkepanjangan untuk dibicarakan. Jika aku ceritakan, aku takut bulu kuduk yang mendengarkan berdiri semua dan keringatnya pun menjadi bercucuran.” Ia memberi isyarat betapa kasar dan mempunyai banyak aib suaminya itu. Cerita itu bisa membuat pendengarnya jengkel dan mengeluarkan keringat dingin.
Yang ketiga bercerita, “Suami saya sangat cerewet. Kalau saya bicara, ia jatuhkan thalaq. Kalau saya diam saja, ia biarkan saya terkatung-katung.” Sang suami memang tak mau ditunjukkan kesalahannya. Ia bisa menceraikan sang istri bila sang istri berani mengkritiknya. Tetapi bila sang istri diam saja, ia sendiri yang akan mengalami kesusahan.
Yang keempat menuturkan, “Suami saya ibarat hawa Tihawah. Tidak panas tapi tidak dingin, tidak menakutkan juga tidak membosankan.” Suaminya datar-datar saja.
Yang kelima berkata, “Suami saya kalau di rumah ibarat daun si malu-malu, tetapi kalau sudah keluar rumah seperti singa dan tak perlu ditagih apa yang dijanjikannya.” Inilah tipe suami yang malas, cuek dan tak mau tahu urusan rumah tangga bila di rumah, tetapi bila berada di luar rumah ia gesit dan berani.
Yang keenam berkata, “Suami saya kalau makan rakus, kalau minum tak pernah bersisa, kalau tidur tak berganti pakaian dan tak pernah membuka telapak tangannya supaya ketahuan penderitaannya.” Suami tipe ini sangat suka menyimpan rahasia, ia tak ingin urusannya diketahui orang lain dan tak mau juga menceritakan penderitaannya.
Yang ketujuh berkata, “Suami saya tukang pukul, pandir, semua sifat jelek ada padanya. Ia suka melukai kepalamu, badanmu atau kedua-duanya.”
Yang kedelapan berkata, “Suami saya kulitnya halus laksana bulu kelinci dan wangi laksana bunga melati.”
Yang kesembilan berkata, “Suami saya rumahnya besar, pedangnya panjang, asap dapurnya tak pernah berhenti dan pintu rumahnya selalu terbuka.”
Yang kesepuluh berkata, “Suamiku adalah raja, bahkan lebih dari itu. Ia punya onta lebih banyak di kandang dan jarang keluar. Kalau mendengar suara genderang, onta-onta itu sudah merasa akan mati.” Maksudnya, suaminya ini sangat menghormati tamu dan selalu tersedia jaminan bagi tamunya.
Yang kesebelas berkata, “Suamiku ibarat Abu Zar”. Siapakah Abu Zar itu? Yaitu orang yang telinganya sarat dengan hiasan dan ototnya kekar. Ia pandai menyenangkanku dan aku pun dapat menyenangkannya. Ia menyusul aku ke padang rumput dengan susah payah, lalu ia berhasil menjadikan aku memiliki kuda, onta, tepung dan penggilingan. Bila di sisinya, aku suka berbicara dan tak pernah mencelanya. Aku enak tidur siang dan makan dengan santai.
Lalu, siapakan Ummu Zar itu? Yaitu yang lumbung makanannya banyak dan rumahnya luas. Siapakah Ibnu Abi Zar? Yaitu yang tempat tidurnya laksana sarung pedang dan bisa menjadi kenyang dengan susu induk angsa. Siapakah puteri Abi Zar? Ia adalah kesayangan ayah dan ibunya, badannya berisi dan membuat para tetangga kanan kiri menjadi iri.”
Siapa pula tetangga Abi Zar? Mereka tidak suka menyebarkan kesana kemari omongan kita, tidak suka mengambil barang-barang kita dan tidak suka memenuhi rumah kita dengan sampah kurma yang jelek.”
Ummu Zar melanjutkan ceritanya, “Suatu hari, Abu Zar sudah keluar rumah pagi-pagi sekali. Ia bertemu dengan perempuan muda yang menggendong kedua anaknya yang menggantungi dirinya seperti anak kera di bawah kedua payudaranya. Kemudian ia menceraikan saya dan menikah dengan perempuan yang ditemuinya itu. Beberapa waktu setelah itu, saya pun menikah dengan laki-laki lain yang terhormat di kalangan sahabatnya. Ia seorang penunggang kuda, pemanah dan memberikan kepadaku kesenangan-kesenangan yang sangat banyak serta menghadiahkan kepadaku setiap binatang sejodoh-sejodoh. Ia berkata, “Makanlah dan berikanlah kepada keluargamu wahai Ummu Zar.”
Ummu Zar berkata, “Andaikata seluruh pemberiannya saya kumpulkan jadi satu, tidak akan sampai sekaleng kecilnya dari pemberian Abu Zar.”
Lalu Aisyah berkata, “Rasulullah saw bersabda, “Aku dan kamu ibarat Abu Zar dan Ummu Zar.” Dan dalam riwayat lain ditambahkan, “Tetapi Abu Zar menthalaq Ummu Zar, sedangkan saya tidak menthalaq kamu.” Aisyah berkata, “Wahai Rasulullah, bahkan engkau lebih baik dari Abu Zar’.
Subhanallah, sejarah telah mencatatkannya untuk kita. Betapa sesungguhnya, setiap manusia mempunyai harapan, keinginan dan cita-cita. Begitu pun seorang istri. Ia membutuhkan ruang, waktu dan teman untuk berbagi, menumpahkan keinginan, menceritakan keadaan diri dan suaminya, agar ia tahu, ia tidak sendiri. Agar ia mempunyai keyakinan bahwa setiap orang memiliki harapan dan cita-cita untuk hidup yang lebih baik.
Ibarat rezeki, seorang suami adalah hadiah dari Allah. Bila mendapat suami sebagaimana Abu Zar, tentu berlaksa-laksa syukur senantiasa kita lantunkan dalam setiap detik kehidupan kita. Tetapi, bila kebetulan sang suami adalah daging onta busuk yang untuk mengambilnya pun harus mendaki gunung, mestikah mematikan rasa syukur yang menjadi kunci untuk menambah datangnya nikmat Allah?
Pertanyaan retoris ini tentu tak usah dijawab. Bila setiap diri memiliki hati sebagai jembatan untuk mengadu rindu kepada Allah, tentu harapan-harapan sebesar apapun tak perlu ragu untuk dimiliki. Karena Allah yang Maha Mendengar itu, tak pernah tidur. Allah pengabul segala harap. Ia yang berkuasa untuk membolak-balik hati, Ia pula yang tak pernah menghitung kapan hidayah akan menyapa lembut hati hambaNya. Setiap diri, memiliki saat istimewa untuk merunduk kepadaNya. Jangan pernah saat–saat itu lepas. Berharaplah kepadaNya agar karakter Abu Zar (tanpa ada perceraian), semakin banyak menghiasi akhlak suami.
“…Dan laki-laki tidaklah sama dengan perempuan.” (AQ Ali Imran :36).
Untuk para ibu, yang juga manusia yang sangat biasa, pun suami kita. Tak mungkin mengharapkan suami sebagaimana Rasulullah saw karena bukan bunda Aisyah. Begitu pula sebaliknya. Tetapi, mengharapkan suami mau mendengar isi hati adalah hak seorang istri, mengharapkan suami menjadi lebih baik tanpa mengubahnya menjadi robot mekanis yang tak enak lagi menjadi teman berbagi juga adalah hak seorang istri. Maka, kewajiban istrilah menata diri agar layak menjadi istri harapannya. Dan mempertemukan harapan-harapan itu adalah keindahan, bila kita mengerti apa saja yang mestinya kita butuhkan untuk memadukan harapan.
Engkau yang terbaik yang dipilihkan Allah
Deretan kata-kata di atas adalah buah dari ‘al fahmu‘ yang kita peroleh kekayaan maknanya dari bilik-bilik pengajian setiap pekannya. Ia berisi gumpalan akidah yang telah menemui kebaikannya karena keyakinan bahwa Allah tak salah meletakkan takdirNya. Keyakinan ini membuat kita ikhlas menerimanya. Pun ia juga membuat kita tak mudah berpaling, berharap pada yang lain atau sesekali menoleh ke masa lalu yang sudah kita tutup bukunya.
” Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji dan lakil-laki yang keji untuk perempuan yang keji (pula)….” (QS An Nur : 26)
Sesungguhnya, rezeki telah ditetapkan oleh Allah dan telah jelas pula pencatatannya. Begitu pun jodoh. Ketika akad nikah diucapkan, sesungguhnya, di situlah letak kebaikan dan ukuran serta kadar keimanan kita bertemu dengan pasangan kita. Ibarat kunci bertemu dengan anak kunci, ia sudah pas, tak ada kunci lain yang bisa memasukinya.
Karena ia amanah Allah, maka kunci tadi layak dirawat, agar tak kepanasan atau kehujanan di luar rumah, agar ia tak berkarat atau rusak. Karena bila sang kunci rusak, maka ia tak bisa lagi masuk ke lubang kunci. Begitulah perjodohan. Ia harus dirawat. Ia harus dibiarkan berkembang. Ia adalah cinta kasih yang senantiasa harus ditumbuhkan. Bila pekerjaan ini lancar dilakukan, deposit tabungan cinta akan bertambah, maka rumah tangga akan menjadi surga dunia bagi penghuninya.
Bila ada kekecewaan dan konflik di dalam rumah pernikahan, sesungguhnya, itu adalah kewajaran. Dua hal itu justru pintu yang akan merekatkan dan menguatkan bila cara penyelesaiannya benar-benar sehat dengan komunikasi produktif dan intensif, maka itulah ta’aruf setelah pernikahan dengan cara yang lain. Dan setelah hal itu usai, mereka akan menambah lagi deposit tabungan cinta.
Ada masanya memang, tabungan cinta itu akan berkurang, bila kekecewaan menumpuk, konflik dibiarkan berkembang dan tak bersama mencari solusi. Maka ada beberapa kemungkinan, kekecewaan terpendam di hati atau meledaknya kekecewaan menjadi bisul bernanah.
Bila kemudian dihitung-hitung, lebih banyak manakah antara penambahan tabungan dan pengurangannya, itulah jalan pernikahan yang selanjutnya. Perlu bekerja lebih banyak bila ternyata tabungan itu defisit dan berkurang di setiap saatnya. Dan perlu menambah syukur bila tabungan cinta itu bertambah di setiap kali interaksi terjadi.
Begitulah rumah tangga, ia adalah kombinasi sabar dan
syukur, kombinasi berbagi dan menerima, kombinasi ketergantungan dan
kemandirian, kombinasi tawa dan tangis, kombinasi saling bantu dalam
biduk ketentraman. Begitulah rumah tangga, skala penambahan ibadah yang
tak pernah ada batasnya.
Sumber: http://www.fimadani.com/suami-harapan-harapan-istri/
Judul Asli: Suami Harapan, Harapan Istri
Judul Asli: Suami Harapan, Harapan Istri
Subscribe to:
Posts (Atom)
Mario Teguh's Quotes
Quotes
Traffic Exchange
EasyHits4U.com - Your Free Traffic Exchange - 1:1 Exchange Ratio, 5-Tier Referral Program. FREE Advertising!





