Hanya ilmu yang dapat mengangkat derajat manusia. Olehnya itu,
Allah SWT memberi mereka aneka ragam potensi diri. Orang yang cacat
sejak lahir punya kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi
diri sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Di dalam Islam setiap
manusia punya hak yang sama dalam memperoleh pendidikan.
Keurgensian ilmu pengetahuan terangkum dalam seruan Allah SWT
kepada umat manusia untuk senantiasa membaca, menelaah, dan berpikir
positif. Dia berfirman:
“Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia
telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan
Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar manusia dengan perantara
kalam (alat tulis baca). Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak
diketahuinya.”(QS. al-Alaq [96]:1-5)
Objek dari ilmu pengetahuan yang diserukan Alqur'an tidak
disebutkan secara eksplisit, karena ia melihat tujuan utama dari
setiap disiplin ilmu, yaitu mengungkap tanda-tanda keberadaan dan
keagungan Allah SWT.