Welcome

Berawal dari ketiadaan, kita berpikir dan belajar untuk menciptakan. Membuat segala sesuatunya menjadi lebih baik, lebih berarti dan lebih bermanfaat. "Mari berbagi manfaat" #Give thank to Allah, the Creator of all things.
Showing posts with label Arsitektur Komputer. Show all posts
Showing posts with label Arsitektur Komputer. Show all posts

Tuesday, December 27, 2011

Gangguan Pada Komputer

 
Gangguan pada komputer tidak saja disebabkan oleh kerusakan atau kesalahan teknis pada piranti keras dan piranti lunak. Virus dan Spyware adalah gangguan pada komputer yang disebabkan oleh pihak eksternal dengan tujuan yang beragam seperti untuk mencuri data-data anda, merusak hardware, menghapus file, menghilangkan fungsi tertentu, mengambil alih kontrol pada komputer sebagainya. Yang pasti sangat langka atau mungkin tidak ada virus dan spyware yang membawa kuntungan pada komputer yang terinfeksi.

Virus dan spyware komputer bisa menyerang komputer baik yang sering online maupun yang tidak pernah online ke internet sekalipun. Komputer yang dihubungkan dengan disket atau usb flash disk pun bisa tertular dari software yang diinstall apabila tidak hati-hati. Jika telah terinfeksi suatu virus atau spyware yang hanya aktif bila komputer terhubung dengan internet, maka si virus atau spyware akan aktif ketika komputer sedang online.

Berikut ini adalah berbagai tindak pencegahan dan perbaikan pada komputer yang terkena virus atau spyware baik yang ringan maupun yang tingkat berat.

A. Pencegahan Agar Komputer Terhindar Virus dan Spyware:

1. Hati-hati pada Attachment EmailJangan membuka file attachment pada email diterima walaupun dari orang yang teman teman kenal jika attachment tersebut mengandung file program dengan extension atau akhiran .exe, .pif, .bat, dan lain sebagainya. Baca dengan teliti email yang dikirim, apakah gaya e-mail sama dengan yang biasa dikirim. Terkadang email yang kita terima berasal dari orang sunda, tapi menggunakan bahasa inggris, rusia, cina, dll pada emailnya.

2. Pasang / Install Software Keamanan Yang TerbaruPastikan komputer terinstall 3 jenis software keamanan utama dan terpasang dengan setting yang otomatis mengamankan komputer, tanpa harus menyalakan terlebih dahulu. Mereka adalah anti virus untuk menangkal virus, anti spyware untuk menangkal spyware, dan firewall untuk menangkal serta memblokir serangan hacker serta koneksi dari luar. Untuk yang versi gratis dan bermutu bagus anda bisa menggunakan AVG antivirus untuk anti virus, Ad-Aware untuk antri spyware dan Zone Alarm untuk program firewall. Pastikan kesemuanya update / sudah terupdate dengan definition dan patch terbaru yang memperkecil peluang virus dan spyware varian baru melakukan infeksi pada komputer pc atau laptop Jangan lupa pula untuk menjalankan scan pada komputer secara berkala untuk membunuh virus dan spyware yang baru menginfeksi.

3. Jangan Gegabah Menginstall SoftwareHati-hati terhadap software yang kita install baik yang beli dari cd bajakan di toko-toko cd, dari download di internet, dari teman, dan lain sebagainya. Virus maupun spyware bisa saja bersembunyi pada program yang di pasang tanpa kita sadari. Biasakanlah untuk membackup semua file penting secara berkala pada flash disk, cd atau dvd agar bila terjadi sesuatu hal yang fatal, yaitu kehilangan data.

4. Awasi User / Orang Lain Yang Memakai KomputerJika komputer dipakai oleh orang lain, pastikan dia tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan komputer kita. Kita dapat membuat account khusus untuk tamu / guest dengan batasan-batasan tertentu yang dapat seting sendiri. Seseorang yang mungkin tidak diduga bisa saja menginstall program, mencolokkan usb atau memasukkan disket yang mengandung virus atau spyware. Bahkan bisa juga memasang dengan sengaja software mata-mata untuk merekam segala aktifitas dan password yang biasa kita gunakan.

5. Waspada SelaluJika merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres pada komputer, segera putuskan dan cabut sambungan ke koneksi internet ataupun jaringan network lan. Kemudian jalankan anti virus, anti spyware dan cek firewall apakah sudah berjalan dengan baik dan semestinya. Apabila kita mendapatkan pertanyaan untuk menginstall software dari situs yang tidak jelas tolaklah mentah-mentah. Ikuti perkembangan update patch atau tambalan lubang keamanan pada setiap software yang terpasang dan mendapatkan access internet pada program firewall.

B. Perbaikan Komputer Yang Terinfeksi Virus dan Spyware:

1. Matikan Internet dan File Sharing Jaringan NetworkJika komputer terhubung dengan jaringan lokal atau internet, segera putuskan dan bila perlu cabut, untuk memastikan 100% benar-benar tidak terkoneksi. Terkadang virus dan spyware memanipulasi komputer sehingga seolah-olah sudah tidak terhubung lagi dengan jaringan luar.

2. Update dan Scan Langkah pertama untuk perbaikan jika kita merasa ragu-ragu ataupun merasa yakin bahwa komputer terserang virus atau spyware adalah melakukan update. Update dapat dilakukan baik melalui download internet maupun secara offline jika memiliki filenya dari orang lain. Setelah terupdate dengan definition yang baru maka sebaiknya langsung melakukan scanning untuk segera menyingkirkan virus yang ditemukan.

3. Aktif Pada Komunitas Mailing List / Forum Tentang Keamanan KomputerSemakin banyak bergabung dengan komunitas komputer, maka semakin banyak orang yang akan membantu jika sedang dalam masalah. Jangan takut dan malu untuk menanyakan masalah yang kita hadapi biarpun masalah itu sepele. Gunakan nama samaran jika perlu. Di luar sana terdapat banyak orang yang mungkin pernah mengalami hal yang sama dengan. Di samping itu mungkin akan mendapatkan tips jalan pintas, solusi, saran, dan sebagainya dari komunitas tersebut. Biasanya virus dan spyware yang terbaru juga dibahas pada komunitas tersebut.

4. Format Harddisk Jika Tidak Ada Jalan KeluarJika semua cara telah dijalani dan tidak ada yang memberikan solusi yang memuaskan teman teman dapat mengambil jalan pintas terakhir, yaitu dengan memformat ulang hard disk. Pastikan data yang penting bagi teman teman sudah ada cadangannya pada medium lain yang tidak terinfeksi virus, spywre serta program jahat lainnya. Kemudian format hard drive teman teman dan install os dan program aplikasi yang biasa dipakai. Setelah semua ok, maka copy kembali file-file penting teman teman pada komputer yang fresh tersebut.

5. Jangan Sembarang Menginstall Game / AplikasiBagi para gamers yang mau install game / aplikasi buat pc,kalian harus tau dulu semua hardware dalam pc yg kalian punya,kalau spesifikasi hardware pada CPU yang kalian punya lebih rendah dari pada yang dibutuhkan untuk menginstall game / aplikasi, maka janganlah menginstal game ataupun aplikasi itu, karena walaupun kita telah berhasil menginstallnya dengan sukses, game / aplikasi itu tidak dapat bekerja dengan maksimal, malah membuat PC teman teman menjadi berat aliasloading lama. Contohnya jika teman teman mau menginstall DOTA / Point Blankagar game ini dapat bekerja secara maksimal teman teman harus memiliki vga 256MB, RAM 1GB dan Hardisk yang cukup untuk menginstal game ini.

Semoga tips ini dapat berguna dan dapat menambah pengetahuan teman teman kaskuser semua

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php

Friday, December 16, 2011

Intel akan Hentikan Produksi 19 Prosesor di 2012


 ilustrasi Intel Core i7


KOMPAS.com - Secara perlahan, Intel akan menghentikan produksi 19 prosesor untuk komputer desktop pada 2012, meliputi jenis Clarksdale, Lynnfield, dan Sandy Bridge.
Keputusan itu diambil karena Intel telah mengeluarkan prosesor desktop terbaru yang akan menggeser posisi prosesor lama yang sudah berusia dua tahun lebih. Prosesor-prosesor teranyar dari Intel tersebut menggunakan socket LGA1366, LGA1156 dan LGA1155.

Padahal, beberapa seri prosesor dari jenis Sandy Bridge baru diluncurkan beberapa bulan lalu. Seri dari model Core i5 tersebut akan diganti dengan generasi yang lebih baru seperti G630, G630T, dan G860.

Pasar dari jenis Sandy Bridge, dan Sandy Bridge-E, mengincar segmen mainstream. Karena alasan itulah, Intel lebih memilih  untuk menghentikan produksi prosesor lama yang diperuntukkan untuk segmen high-end, daripada harus banting harga.

Pada November 2008, Intel memperkenalkan model Core i7 socket LGA1366. Prosesor dengan performa tinggi itu mengincar segmen high-end. Namun, socket LGA1366 mulai digantikan LGA2011 yang mendukung prosesor Sandy Bridge-E sejak 14 November 2011 lalu.

Sementara socket LGA1156 yang diperkenalkan pada September 2009 dan diperuntukkan untuk segmen mainstream, diganti dengan socket LGA1155 yang mendukung Sandy Bridge pada Januari 2011.

Inilah daftar prosesor Intel yang produksinya akan dihentikan:
  •  Intel Pentium: G6950, G6960, G620, G620T dan G840
  •  Intel Core i3: 520 dan 2100T
  •  Intel Core i5: 650, 660, 670, 680 dan 2300
  •  Intel Core i7: 860, 870, 930, 950, 960, 980 dan 990X.      

Sumber: http://tekno.kompas.com

Sunday, December 11, 2011

Perencanaan TI Merupakan Investasi Jangka Panjang




     Kerjasama BNI-Alfabet-Multipolar


Jakarta
- Perusahaan yang lebih siap dalam merencanakan investasi teknologi informasi (TI) tentu akan lebih siap bersaing dan terhindar dari risiko biaya tinggi, semisal duplikasi sistem.

"IT Planning itu investasi jangka panjang bagi perusahaan," kata Susi Marlon, Dept Head Principal Relations & Marketing PT Multipolar Technology, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/12/2011).

Nah, perencanaan TI yang terukur dengan dukungan informasi yang terpusat, terkadang tak bisa dilakukan sendiri. Contohnya saja PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).

"BNI menggunakan solusi planningIT dari Alfabet, dan Multipolar yang mengimplementasikan. Kita yang manage project-nya dan juga menyediakan engineer untuk technical support pada waktu implementasi," kata Susi.

Adopsi solusi planningIT ini ditujukan untuk membantu BNI dalam menyajikan transparansi informasi dari aset TI di BNI guna mendukung inisiatif transformasi bisnisnya.

"BNI memiliki aset TI yang besar dengan arsitektur TI-nya yang kompleks," tutur Henrisa Lubis, Chief Technology Officer dari BNI.

Dalam menjalankan proses bisnis dan berbagai insiatif transformasi bisnisnya, BNI menghadapi berbagai tantangan dengan arsitektur TI-nya yang kompleks dan aset TI yang besar.

Mulai dari menangani life cycle dari masing-masing aset TI, menjalankan integrasi dan kolaborasi diantara stakeholder dalam perencanaan investasi TI, hingga proses perencanaan dan analisis yang terpencar-pencar.

"Belum lagi, masalah proses perencanaan dan analisa yang semuanya masih dilakukan secara silo," tukas Henrisa lebih lanjut. BNI pun memilih solusi planningIT dari Alfabet untuk menjawab tantangan tersebut.

"Dengan solusi planningIT, sekarang kami bisa dengan mudah dan transparan melihat semua portofolio TI kami, serta hubungan keterkaitan antara satu dengan yang lainnya, sehingga memudahkan dalam merencanakan investasi TI dan melihat future-state arsitekturnya yang diselaraskan dengan strategi bisnis," ujar Henrisa.

Selain memperoleh transparansi dari IT landscape, dengan memanfaatkan solusi tersebut kini semua stakeholder BNI baik dari sisi bisnis maupun TI dapat menggunakan bahasa yang sama.

"Dengan sumber penyimpanan informasi dari planningIT, kini kami memiliki 'single source of truth' mengenai kondisi dari IT landscape di BNI. Laporan ini dapat dilihat oleh masing-masing stakeholder, dengan tampilan dashboard yang berbeda-beda yang dapat disesuaikan dengan pembagian peran atau kebutuhannya," tandas Henrisa.

sumber: http://www.detikinet.com

Friday, September 16, 2011

Menghapus Kernel di Grub ubuntu yang tak beraturan dengan Ubuntu Tweak

saya kesulitan delete grub2 yang tak beraturan pada saat startup?

haloo teman2s... mohon dibantu dong... saya kesulitan delete grub2 yang tak beraturan pada saat startup, jika kiranya ada yang tau... mohon dishare. thanks

Menanggapi pertanyaan di ubuntu-indonesia.com saya mencoba menuliskan artikel ini, semoga bisa membantu.

Kali ini cara yang digunakan lebih mudah dengan menggunakan software Ubuntu Tweak. Dengan Ubuntu Tweak kesalahan menghapus kernel tidak akan terjadi lagi. karena kernel yang akan ditampilkan hanya kernel lama.



1. Install Ubuntu Tweak terlebih dahulu disini.

$ sudo add-apt-repository ppa:tualatrix/ppa
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install ubuntu-tweak


2. Buka Ubuntu Tweak di Applications->System Tools->Ubuntu Tweak

 Setelah diinstall
-Pilih Package Cleaner
-Pilih Unlock dan masukan password
-Pilih Clean Kernels
-Pilih Select All
-Pilih Cleanup
-Masukan password lagi




Proses menghapus kernel lama dijalankan
Jika sukses muncul pesan Clean up successful!


Coba restart Ubuntu untuk memastikan kernel yang terbaru tidak terhapus.


Selesai :)

Sunday, April 10, 2011

Membangun Arsitektur Teknologi Informasi yang Sukses

 
Gambar: http://www.emsysindia.com

     Perusahaan penyedia layanan storage dan pengelolaan data NetApp Indonesia memberikan kilasan mengenai Future-Ready IT dan kriteria membangun infrastruktur TI yang sukses di dalam perusahaan.Untuk membangun infrastruktur Future-Ready IT dibutuhkan kriteria khusus agar menjadi investasi yang baik. NetApp menyebutkan tujuh kriteria yang harus masuk dalam Request for Proposal (RFPs) Setiap investasi infrastruktur baru merupakan sebuah peluang untuk memposisikan perusahaan di masa mendatang. Virtualisasi, layanan TI berbasis cloud, penghematan biaya dan insiatif ramah lingkungan membutuhkan storage yang lebih mudah beradaptasi. Untuk membangun infrastruktur yang siap digunakan, tidak hanya saat ini tapi juga masa mendatang atau disebut dengan future-ready IT, kuncinya adalah mengajukan pertanyaan yang tepat dalam request for proposals (RFPs) dan menggunakan jasa para vendor untuk memberikan bukti terukur yang dapat mereka berikan pada situasi dunia TI yang telah berubah tersebut.


    “Menentukan pencapaian tertinggi dan pengambilan keputusan akan pembelian berdasarkan pada tujuh kriteria ini akan memungkinkan pelanggan untuk menjalankan TI yang fleksibel sehingga perusahaan dapat merespon permintaan secara lebih cepat dan melakukan lebih banyak, sementara perusahaan juga dapat mendorong nilai bisnis terukur,” kata Steven Law, Country Manager NetApp Indonesia, Vietnam dan Filipina.

Untuk membangun infrastruktur Future-Ready IT yang sukses dibutuhkan kriteria khusus agar menjadi investasi yang baik. NetApp menyebutkan tujuh kriteria yang harus masuk dalam Request for Proposal (RFPs) sebagai berikut:

1. Arsitektur yang unified
Bisnis selalu menghadapi perubahan. Oleh karena itu, diperlukan arsitektur TI yang fleksible untuk mendukung berbagai protokol termasuk Network File System (NFS), Common Internet File System (CFIS), iSCSI, Fibre Channel dan Fibre Channel over Ethernet (FCoE). Arsitekur yang unified akan memasikan tersedianya pondasi yang fleksibel agar dapat memenuhi permintaan bisnis yang terus berubah. Satu arsitektur harus dapat mengatasi seluruh beban kerja, baik di saat ini maupun di masa mendatang.

2. Skalabilitas
Inufrastruktur storage harus memiliki skalabilitas sehingga dapat ditingkatkan kemampuannya seiring dengan pertumbuhan binis untuk memenuhi pemintaan yang bertambah dan ukuran data yang semakin besar. Sebuah arsitektur TI yang berhasil harus mampu memberikan efisiensi yang tajam sekaligus dapat meningkatkan fleksibilitas sehingga dapat terus bertahan mengikuti pertumbuhan bisnis. Kemampuan untuk meningkatkan kemampuan dari berbagai dimensi, yaitu kinerja, kapasitas, dan operasionalitas secara cepat menjadi hal yang sangat penting untuk memenuhi permintaan bisnis.

3. Perlindungan data yang terintegrasi
Seiring dengan semakin suksesnya bisnis, maka resiko semakin bertambah. Perlindungan data harus benar-benar terintegrasi dan terotomasi ke dalam arsitektur apapun. Perlindungan data yang terintegrasi akan meringankan beban kerja  administrator sehingga informasi bisnis terjaga aman.

4. Operasi nonstop
Menjaga bisnis agar terus berjalan selama 24 jam penuh tanpa gangguan adalah hal yang sangat penting. Di belakang layar, departemen TI yang memiliki kecepatan dan kemudahan dalam menjalankan fungsinya bisa lebih cepat merespon tuntutan bisnis. Perluasan kapasitas dan kinerja, load balancing, pengujian, upgrade dan seluruh tugas TI harus dilakukan dengan cepat, mulus dan transparan bagi para pengguna. 

5. Secure multitenancy
Dengan virtualisasi, lebih dari satu pengguna akan menggunakan dan berbagi infrastruktur yang sama. Karena itu diperlukan cara baru untuk menjawab tantangan keamanan dan administrasi. Solusi yang menyediakan keamanan multitenancy yang menyeluruh pada berbagai aplikasi sangat diperlukan untuk menjalankan serta memanfaatkan infrastruktur yang dipakai bersama.

6. Efisiensi storage
Efisiensi storage bukan hanya mengenai satu hal saja, tapi juga mengenai cara berpikir. Efisiensi storage membutuhkan solusi-solusi dengan kombinasi kemampuan  yang memaksimalkan operasional, organisasi dan efisiensi bisnis. Solusi yang sangat efisien memungkinkan pengguna untuk menyimpan data dengan biaya terendah, mengurangi ruang data center yang dibutuhkan secara signifikan (dan biaya untuk listrik dan pendingin), menyelesaikan tugas dalam waktu lebih singkat dengan lebih sedikit orang mengerjakannya dan merespon permintaan bisnis secara cepat. 

7. Otomasi
Dengan semakin besarnya jumlah dan ukuran data, departemen TI tidak lagi mengelola data dalam ukuran terabyte, tapi sudah bertambah menjadi petabyte. Dengan peningkatan data yang harus dikelola, otomasi memiliki peran yang lebih penting. Peningkatan proses dan solusi akan memungkinkan staf TI untuk mengelolanya dengan mudah, seperti lewat satu tombol saja.

Sumber : communities.netapp.com

Mario Teguh's Quotes

Quotes

Blogger Jogja

Traffic Exchange

EasyHits4U.com - Your Free Traffic Exchange - 1:1 Exchange Ratio, 5-Tier Referral Program. FREE Advertising!

Wibiya provides a web toolbar that enables blogs and websites to integrate the most exciting services and web applications into their blog or website.