Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Tuesday, January 3, 2012
Do'a Indah nan Mulia untuk Calon Istri
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Wahai Calon Istriku….
Bagaimana kabarmu hari ini? sudahkah kau basuh wajahmu dengan sucinya air wudhu, yang membuat wajah bersahajamu diliputi cahaya? Sudahkah malam tadi kau habiskan sepertiganya dengan bermunajat kepada-Nya? Sudahkah kau bulatkan azzammu untuk istiqomah melangkah di jalan-Nya?
Calon Istriku….
Tegakkan bahumu, sempurnakan semangatmu, penuhi dadamu dengan nama-Nya, jemputlah rizqimu dengan sungguh-sungguh. Aku mengantarmu dengan selempang doa yang tersampir di bahu angin.
Semoga hari ini Allah melimpahkan keberkahan di setiap tarikan nafasmu. Penuhi pundi-pundi amalmu dengan kebaikan, jangan sisakan sedikitpun waktumu dalam kesia-siaan.
Malam nanti, aku kembali menunggumu dalam hening doa-doaku. Sandarkan hatimu pada-Nya, agar Ia memberimu kekuatan. Semoga esok hari, kau tak lagi ragu untuk segera menjemputku, menemani hari-harimu.
Siapapun engkau, di manapun berada, semoga Allah menjagamu, hingga tiba waktunya perjuangan panjangmu tak lagi sendiri. Maka, kukuhkanlah kembali semangatmu. Semoga esok hari, kau tak lagi ragu untuk hadir menjemputku.
Calon Istriku….
Inilah goresan pena dari sang ikhwan (ana) yang mendambakan akhwat sholehah, yang bisa bersama untuk mencintai-Mu Ya Robbi dan mencintai Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam.
Yaa…… Rabbi……..
Aku berdoa untuk seorang akhwat yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sangat mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu
Seorang yang akan meletakkanku pada posisi di hatinya setelah Engkau dan Muhammad shallahu’alaihiwasalam
Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk-Mu dan orang lain
Wajah, fisik, status atau harta tidaklah penting
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu ada pada pribadinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
Sehingga hidupnya tidak sia-sia
Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas
Seseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku
Seorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku tapi karena Engkau
Seseorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang membuatku merasa sebagai lelaki shalehah ketika aku berada di sisinya
Seseorang yang bisa menjadi asisten sang nahkoda kapal
Seseorang yang bisa menjadi penuntun kenakalan balita yang nakal
Seseorang yang bisa menjadi penawar bisa
Seseorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang
Ya.. Rabbi……
Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu
Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup
Aku tidak mengharap dia semulia Fatimah Radhiyallahuanha, tidak setaqwa Aisyah Radhiyallahuanha, Pun tidak secantik Zainab Radhiyallahuanha, apalagi sekaya Khodijah Radhiyallahuanha.
Aku hanya mengharap seorang akhwat akhir zaman,
Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,
Membangun keturunan yang sholeh,
Membangun peradaban,
dan membuat Rasulullah shallahu’alaihiwasalam bangga di akhirat
Karena aku sadar aku bukanlah
orang yang semulia abu bakar Radhiyallahu,
Atau setaqwa umar Radhiyallahu, pun setabah Ustman Radhiyallahu,
Ataupun sekaya Abdurrahman bin auf Radhiyallahu, setegar zaid Radhiyallahu
Juga segagah Ali Radhiyallahu, apalagi setampan usamah Radhiyallahu.
Aku hanyalah seorang lelaki akhir zaman
yang punya cita – cinta.
Ya….. Rabbii …….
Aku juga meminta, Jadikanlah ia sandaran bagiku
Buatlah aku menjadi ikhwan yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintai-Mu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku
Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dari-Mu
Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat
kokohnya benteng tidak bisa dibangun dalam semalam, namun bisa hancur dalam sedetik
Kota Baghdad tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam sekejap
Perkawinan tak dirajut dalam pertimbangan sesaat, namun bisa saja terberai dalam sesaat
Pernikahan, bukanlah akhir dari sebuah perjalanan
Tapi awal sebuah langkah
Karenanya, jadikanlah kelak pernikahan kami sebagai titian
Untuk belajar kesabaran & ridho-Mu, ya Rabbi
Dan bilamana akhirnya kami berdua bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
"Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang
dapat membuat hidupku menjadi sempurna."
Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segalanya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan….
#Astaghfirullah :( , Wallahu’alam bisshowab...
Dari ikhwan yang membutuhkan ampunan Allah azzawajalla, dan mengharapkan do'aku dikabulkan-Nya untuk mendapatkan istri yang sholehah dan hanya dialah yang ada dalam do'aku.
Semoga ini bermanfaat untuk ikhwan yang lainnya dan juga sebagai pengingat untuk meluruskan visi kehidupan…^_^ Aamiin.
Label:
Cinta,
Do'a,
Harapan,
Istikharah,
Puisi
Monday, January 2, 2012
Surat Cinta Untuk Calon Istriku
*et dah ada-ada bae ya, kayak gini aja pake diomongin.. emang penting apa ya? hehehe :D
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Dear Calon Istriku,
Apa kabar imanmu hari ini?
Sudahkan harimu ini diawali dengan syukur?
Karena dapat menatap kembali fananya hidup ini..
Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanmu
Atas amanah yang saat ini tengah kau genggam?
Wahai Calon Istriku..
Tahukan engkau betapa Allah sangat mencintaiku dengan dahsyatnya?
Disini aku ditempa untuk menjadi dewasa,
Agar aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak..
Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi,
Namun kini kurasakan diri ini lebih baik..
Kadang aku bertanya-tanya,
kenapa Allah selalu mengujiku tepat dihatiku..
Bagian terapuh diriku..
Namun kini aku tahu jawabannya..
Allah tahu dimana tempat yang paling tepat
Agar aku senantiasa kembali mengingat-Nya.
Ujian demi ujian Insya Allah membuatku menjadi lebih tangguh,
Sehingga saat kelak kita bertemu,
Kau bangga telah memiliki aku di hatimu..
Calon Istriku..
Entah..
Dimana dirimu sekarang..
Tapi aku yakin Allan pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku..
aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh..
Hingga akupun bangga memilikimu kelak..
Apa yang kuharap darimu adalah kesalihan..
Semoga sama halnya dengan dirimu..
Karena apabila kecantikan yang kau harapkan dariku..
Hanya kesia-siaan yang akan kau dapati..
Aku masih haus akan ilmu..
Namun berbekal ilmu yang ada saat ini..
Aku berharap dapat menjadi suami yang mendapat keridhaan Allah dan dirimu..
Wahai calon istriku..
Saat aku masih menjadi asuhan ayah dan bundaku..
Tak lain do'aku agar menjadi anak yang soleh..
Agar kelak aku dapat menjadi tabungan keduanya di akhirat..
Namun nanti..
Setelah menjadi suamimu..
aku berharap menjadi pendamping yang soleh..
Agar kelak di syurga cukup aku yang menjadi bidadaramu..
Mendampingin dirimu yang solehah wahai istriku....
Aku ini pencemburu berat..
Tapi kalau Allah dan Rasulullah lebih kau cintai daripada aku..
Aku rela..
Aku harap begitu pula dirimu..
Aku yakin kaulah yang kubutuhkan..
Meski nanti kau bukanlah orang yang kuharapkan..
Calon Istriku.. yang di Rahmati Allah..
Apabila hanya sebuah gubuk menjadi perahu pernikahan kita..
Takkan kunamai dengan gubuk derita..
Karena itulah markas dakwah kita..
Dan akan menjadi indah ketika kita hiasi dengan cinta dan Kasih kepada-Nya..
Ketika kelak telah lahir generasi peners dakwah islam dari pernikahan kita..
Bantu aku untuk bersama mendidiknya dengan harta yang halal..
Dengan ilmu yang bermanfaat..
Terutama dengan menanamkan pada diri mereka keta'atan kepada Allah Taala..
Bunga akan indah pada waktunya..
Yaitu ketika bermekaran menghiasi taman..
Maka kini tengah kupersiapkan diri ini sebaik-baiknya..
Bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku..
Kini aku sedang belajar menjadi orang yang lebih baik..
Meski bukan orang yang terbaik..
Tatapi setidaknya aku akan berusaha menjadi yang terbaik di sisimu kelak..
Calon Istriku..
Inilah sekilas harapan yang kuukirkan dalam rangkaian kata..
Seperti kata orang..
Tidak semua yang dirasakan dapat diungkapkan dengan kata-kata..
Itulah yang kini kuhadapi..
Kelak saat kita tengah bersama..
Maka dsitulah kau akan memahami diriku yang juga akan belajar memahamimu..
Bersabarlah Calon Istriku..
Do'aku selalu..
Agar Allah memudahkan jalanmu tuk menjemputku sebagai bidadarimu.. Juga sebaliknya
Semoga Allah selalu Menjagamu..
Agar tak tersentauh yang bukan mahrammu..
Meski hanya Seujung kuku..
Agar bisa mempersembahkan dirimu seutuhnya untukku..
Seperti halnya aku..
Yang ingin mempersembahkan diriku seutuhnya..
Hanya untukmu..
Sudah dulu ya Calon Istriku..
Salam Cintaku untukmu, wahai Calon Istriku.
Sekian
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Dear Calon Istriku,
Apa kabar imanmu hari ini?
Sudahkan harimu ini diawali dengan syukur?
Karena dapat menatap kembali fananya hidup ini..
Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanmu
Atas amanah yang saat ini tengah kau genggam?
Wahai Calon Istriku..
Tahukan engkau betapa Allah sangat mencintaiku dengan dahsyatnya?
Disini aku ditempa untuk menjadi dewasa,
Agar aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak..
Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi,
Namun kini kurasakan diri ini lebih baik..
Kadang aku bertanya-tanya,
kenapa Allah selalu mengujiku tepat dihatiku..
Bagian terapuh diriku..
Namun kini aku tahu jawabannya..
Allah tahu dimana tempat yang paling tepat
Agar aku senantiasa kembali mengingat-Nya.
Ujian demi ujian Insya Allah membuatku menjadi lebih tangguh,
Sehingga saat kelak kita bertemu,
Kau bangga telah memiliki aku di hatimu..
Calon Istriku..
Entah..
Dimana dirimu sekarang..
Tapi aku yakin Allan pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku..
aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh..
Hingga akupun bangga memilikimu kelak..
Apa yang kuharap darimu adalah kesalihan..
Semoga sama halnya dengan dirimu..
Karena apabila kecantikan yang kau harapkan dariku..
Hanya kesia-siaan yang akan kau dapati..
Aku masih haus akan ilmu..
Namun berbekal ilmu yang ada saat ini..
Aku berharap dapat menjadi suami yang mendapat keridhaan Allah dan dirimu..
Wahai calon istriku..
Saat aku masih menjadi asuhan ayah dan bundaku..
Tak lain do'aku agar menjadi anak yang soleh..
Agar kelak aku dapat menjadi tabungan keduanya di akhirat..
Namun nanti..
Setelah menjadi suamimu..
aku berharap menjadi pendamping yang soleh..
Agar kelak di syurga cukup aku yang menjadi bidadaramu..
Mendampingin dirimu yang solehah wahai istriku....
Aku ini pencemburu berat..
Tapi kalau Allah dan Rasulullah lebih kau cintai daripada aku..
Aku rela..
Aku harap begitu pula dirimu..
Aku yakin kaulah yang kubutuhkan..
Meski nanti kau bukanlah orang yang kuharapkan..
Calon Istriku.. yang di Rahmati Allah..
Apabila hanya sebuah gubuk menjadi perahu pernikahan kita..
Takkan kunamai dengan gubuk derita..
Karena itulah markas dakwah kita..
Dan akan menjadi indah ketika kita hiasi dengan cinta dan Kasih kepada-Nya..
Ketika kelak telah lahir generasi peners dakwah islam dari pernikahan kita..
Bantu aku untuk bersama mendidiknya dengan harta yang halal..
Dengan ilmu yang bermanfaat..
Terutama dengan menanamkan pada diri mereka keta'atan kepada Allah Taala..
Bunga akan indah pada waktunya..
Yaitu ketika bermekaran menghiasi taman..
Maka kini tengah kupersiapkan diri ini sebaik-baiknya..
Bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku..
Kini aku sedang belajar menjadi orang yang lebih baik..
Meski bukan orang yang terbaik..
Tatapi setidaknya aku akan berusaha menjadi yang terbaik di sisimu kelak..
Calon Istriku..
Inilah sekilas harapan yang kuukirkan dalam rangkaian kata..
Seperti kata orang..
Tidak semua yang dirasakan dapat diungkapkan dengan kata-kata..
Itulah yang kini kuhadapi..
Kelak saat kita tengah bersama..
Maka dsitulah kau akan memahami diriku yang juga akan belajar memahamimu..
Bersabarlah Calon Istriku..
Do'aku selalu..
Agar Allah memudahkan jalanmu tuk menjemputku sebagai bidadarimu.. Juga sebaliknya
Semoga Allah selalu Menjagamu..
Agar tak tersentauh yang bukan mahrammu..
Meski hanya Seujung kuku..
Agar bisa mempersembahkan dirimu seutuhnya untukku..
Seperti halnya aku..
Yang ingin mempersembahkan diriku seutuhnya..
Hanya untukmu..
Sudah dulu ya Calon Istriku..
Salam Cintaku untukmu, wahai Calon Istriku.
Sekian
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
*Buat yang nbaca jangan ngerasa galau gimana-gimana ya,
Biasa aja... anggap aja hiburan hati :D hahai
Sumber: Youtube.com
Label:
Cinta,
Do'a,
Harapan,
Istikharah,
Puisi
Jika Aku Jatuh Cinta
Ya Allah, jika aku jatuh cinta..
cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu..
agar bertambah kekuatanku untuk mencintai-Mu..
Ya Muhaimin, jika aku jatuh hati..
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu..
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta nafsu..
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati..
jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling dari bertaut pada-Mu..
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu..
rindukanlah aku pada seseorang yang merindukan syahid di jalan-Mu..
Ya Allah, jika kau menikmati cinta kekasihMu..
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirMu..
Ya Allah, jika aku jatuh hati kepada kekasih-Mu..
jangan, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan pangjang menyeru manusia kepada cinta-Mu.. jika aku terjatuh bangkitkan kembali hatiku Ya Allah agar iya tetap tegar di jalan-Mu.
Ya Allah, jika kau halalkan aku merindui kekasih-Mu..
jangan biarkan aku melampaui batas sehingga meluapkan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu..
Amin.. Ya Rabbal Alamin..
***
*Buat yang nbaca jangan ngerasa galau gimana-gimana ya,
Biasa aja... anggap aja hiburan hati :D hahai
Sumber: Youtube.com
Sumber: Youtube.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
Mario Teguh's Quotes
Quotes
Traffic Exchange
EasyHits4U.com - Your Free Traffic Exchange - 1:1 Exchange Ratio, 5-Tier Referral Program. FREE Advertising!






