Saudaraku, ...
Dari Abu Hurairah Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:
"Sesungguhnya kelak di hari kiamat, Allah akan berfirman, "Dimana orang2 yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini Aku akan memberikan naungan kepada-Nya dalam naungan-Ku
di saat tidak ada naungan kecuali naungan-Ku""Demi Allah, kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman. Belum sempurna keimanan kalian hingga kalian saling mencintai. Apakah tidak perlu aku tunjukkan pada satu perkara, jika kalian melakukannya, maka niscaya kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian…" (HR. Muslim)
Hadist dari Umar bin Khattab, diriwayatkan oleh Ibnu Abdil Bar dalam at-Tamhid Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihy wasallam bersabda:
"Allah mempunyai hamba-hamba yang bukan nabi & bukan syuhada,
tapi para nabi & syuhada tertarik oleh kedudukan mereka di sisi Allah.
Para sahabat berkata, "Wahai Rasulullah, siapa mereka & bagaimana amal mereka?
Semoga saja kami bisa mencintai mereka."
Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihy wasallam bersabda,
"Mereka adalah suatu kaum yang saling mencintai dengan karunia dari Allah.
Mereka tidak memiliki hubungan nasab & tidak memiliki harta yang mereka kelola bersama. Demi Allah mereka adalah cahaya & mereka kelak akan ada di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Mereka tidak merasa takut ketika banyak manusia merasa takut. Mereka tidak bersedih ketika banyak manusia bersedih"
Kemudian Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihy wasallam membacakan firman Allah:
"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu,
tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati" (QS. Yunus :62)
Ath-Thabari meriwayatkan dengan isnad yang baik dari Ali Radhiyallaahu anhu, Rasulullaah shalallaahu ‘alayhi wasallam bersabda:


